Puisi: Ranjang Bulan, Ranjang Pengantin (Karya W.S. Rendra) Ranjang Bulan, Ranjang Pengantin Ranjang bulan, ranjang pengantin langit biru lazuardi ditumpu tangan-tangan leluhur Anjing…
Puisi: Pangur Pengantin (Karya Wiwi Wigiarti) Pangur Pengantin Melamun di batas senja dan gelap Menatap sayu langit yang memerah Pekat yang mengintip Kikir di genggaman dukun Menatap Mai sang pe…
Puisi: Nyanyian Pengantin (Karya Harta Pinem) Nyanyian Pengantin Barangkali inilah, sesobek kertas biru genapkan tali persahabatan kita setelah bertengkar rupa-rupa nista kuda sembrani telah lama…
Puisi: Di Sudut Kalender Tua (Karya Soekoso DM) Di Sudut Kalender Tua di sudut kalender tua tercatat saat mula kau kuangkat ke ranjang pengantin di sudut kalender tua tercatat sebelas k…
Puisi: Malam Pengantin (Karya Aslan Abidin) Malam Pengantin di luar kamar, suara samar orang bercakap beranjak lipur. di dalam kamar, sepasang pengantin perlahan lebur. ranjang seperti telaga d…
Puisi: Pengantin Kampung Laut (Karya Badruddin Emce) Pengantin Kampung Laut Hidup kalian penuh air. Jalan darat ke kota berbelit lewat utara seperti birokrasi kantor! Suatu pagi, dit…
Puisi: Adakah Hidup Ini Menjadi Pengantin Abadi (Karya Akhmad Taufiq) Adakah Hidup Ini Menjadi Pengantin Abadi Adakah hidup ini menjadi pengantin abadi tatkala nafiri alunkan jiwa yang kelana dan sejenak mata m…
Puisi: Kisah Pengantin (Karya Nia Samsihono) Kisah Pengantin Tersebutlah sebuah cerita Mengiringi waktu bagai legenda Anak dara menyampaikan rasa Pada kayu-kayu ranjang berukir puspa Seakan ad…
Puisi: Malam Pengantin (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Malam Pengantin sia sia segala kau dan aku dinding yang menangkupkan kita adalah ribuan biji mata …
Puisi: Orkes Pengantin (Karya Dorothea Rosa Herliany) Orkes Pengantin Untukmu, ranjang basah pada tanah dan daun yang tiba-tiba rebah tak usah gorden terbuka: sebab ada yang lebih fana untukmu…
Puisi: Kidung Pengantin (Karya Suminto A. Sayuti) Kidung Pengantin - Sekar harap dan damba yang kita tuju ibarat terbukanya pintu yang selalu rapat tertutup kecuali kerna angin senja bersama gugur d…
Puisi: Wajah Dunia yang Pertama (Karya W.S. Rendra) Wajah Dunia yang Pertama Ketika bulan pudar ia bawa pengantinnya ke atas bukit itu. Keduanya telanjang. Tak punya apa-apa. Pada awal…