Puisi: Gambar untuk Sebuah Petang (Karya Hasan Aspahani) Gambar untuk Sebuah Petang KITA memang tak pernah benar-benar siap, Waktu, dengan tangannya, kita terperangkap. Kita murid di kelas tujuh, d…
Puisi: Kidung Rembang Petang (Karya Dimas Arika Mihardja) Kidung Rembang Petang Seiring lagu rindu kuketuk pintu hatimu, ibu telah lama aku berjalan menembus kabut di matamu mengurai mbako susur yang melin…
Puisi: Keburu Petang Menghambur (Karya Isbedy Stiawan ZS) Keburu Petang Menghambur ketika aku sudah menjumpaimu dan sebentar bercakap-cakap sekadar melepas huruf-huruf untuk merangkai perasaan ini…
Puisi: Doa Petang (Karya Dami N. Toda) Doa Petang pelupuk kukatup jua usah melupa. Petang menyelam dalam pori-pori aku uap hitam tak kukenal menakik gairahku pun turun meminum uap kental s…
Puisi: Perjamuan Petang (Karya Joko Pinurbo) Perjamuan Petang Dua puluh tahun yang lalu ia dilepas ayahnya di gerbang depan rumahnya. "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Jangan …
Puisi: Jika Hari Rembang Petang (Karya Subagio Sastrowardoyo) Jika Hari Rembang Petang Jika hari rembang petang tidak berarti permainan bakal selesai dan boleh tinggalkan gelanggang hanya pe…
Puisi: Nyanyian Perempuan Malam (Karya Diah Hadaning) Nyanyian Perempuan Malam Hujan petang menerpa jendela kamar rumah bunga pinggir jalanan jarum-jarum hujan berjatuhan tak terhingga cerita …
Puisi: Pada Suatu Petang (Karya Kliwon Mansi) Pada Suatu Petang aku menemukan perut yang berdemo suara, krucuk krucuk krucuk lebih baik aku masukkan doa dalam angkringan agar lekas terhubungkan l…
Puisi: Petang Hari (Karya Ali Hasjmy) Petang Hari Di kaki langit kemerah-merahan, Bercelup kesumba sepuhan petang, Alam bermandi sinar-sinaran, Aneka rona permai dipandang. Di sana-sini u…
Puisi: Seperti Hujan di Langit Petang (Karya Isbedy Stiawan ZS) Seperti Hujan di Langit Petang apakah ada kabar lain selain rindumu menggantung di langit petang dan aku berulang menggalah agar runtuh …
Puisi: Di Pantai Waktu Petang (Karya J. E. Tatengkeng) Di Pantai Waktu Petang Mercak-mercik ombak kecil memecah, Gerlap-gerlip sri syamsu mengerling, Tenang-menyenang terang cuaca, Biru kemeraha…
Puisi: Minggu Petang Seorang Pegawai (Karya Ook Nugroho) Minggu Petang Seorang Pegawai Semua sudah disiapkan Kaus kaki bolong dan sepatunya Semua sudah dipasrahkan Seragam luntur lusuh tergantung Semua suda…
Puisi: Kamis Petang (Karya Beni Setia) Kamis Petang Angin berkesiur lagi. Bagai jutaan ibu yang serentak bangkit dari kuburan [Tsunami] di Aceh dan mencari anak mereka. Sement…
Puisi: Deja Vu (Karya Beni Setia) Deja Vu Mendekati petang: tak ada bedanya memainkan kaset dengan tape lama atau keping DVD dengan player mutakhir lagu yang muncul senantiasa mem…
Puisi: Memandang dalam Petang (Karya Linus Suryadi AG) Memandang dalam Petang, Mentari Menyulut Bulan Memandang dalam petang, mentari menyulut bulan memandang ada en…
Puisi: Nada Cinta di Rembang Petang (Karya Dimas Arika Mihardja) Nada Cinta di Rembang Petang (: buat Eyang Erry Amanda yang memanen senja) Masihkah mengingat genang kenangan, …