Puisi: Festival Purnama (Karya Inggit Putria Marga) Festival Purnama november , entah hari keberapa setelah kelopak matahari mengatup dari balik bukit berpohon sedikit kepala purnama menyembul …
Puisi: Petani Kata (Karya Agit Yogi Subandi) Petani Kata berkali-kali ia berjalan dengan hujaman tombak-tombak matahari di punggungnya, hingga legam lehernya menjadi semakin tebal dan kebal…
Puisi: Suatu Hari di Musim Dingin di Rumah Petani (Karya Surachman R.M.) Suatu Hari di Musim Dingin di Rumah Petani Kelengangan demi kelengangan di perladangan salju Obrolan-obrolan ringan sekitar tungku. Hidangan ke…
Puisi: Lagu Asing di Sawah-Sawah (Karya Dorothea Rosa Herliany) Lagu Asing di Sawah-Sawah Dari tanah yang sama kugali sumur yang meluberkan madu. kuhisap dan kukunyah segala sisa akar segala pohon. kusem…
Puisi: Sujud Petani Lereng Merapi (Karya Iman Budhi Santosa) Sujud Petani Lereng Merapi Hampir tengah hari kembali ia menapakkan kaki di lereng Merapi . Daun pohon mengering rumah tinggal puing. Di mana-mana is…
Puisi: Sajak Pertemuan Mahasiswa (Karya W.S. Rendra) Sajak Pertemuan Mahasiswa Matahari terbit pagi ini mencium bau kencing orok di kaki langit, melihat kali coklat menjalar ke lautan, dan men…
Puisi: Petani (Karya Hartojo Andangdjaja) Petani Punggungnya landasan matahari Di atasnya kota demi kota berdiri Di punggungnya surya besar menempa hari Jadi zaman bera…
Puisi: Nyanyian Para Petani Jatiwangi (Karya Ajip Rosidi) Nyanyian Para Petani Jatiwangi (1) Dari pagi hingga petang Kulepas kerbauku sayang Entah ke mana kau menuju Entah di mana kusembunyi. …
Puisi: Kau! Kau yang Bicara! (Karya Ajip Rosidi) Kau! Kau yang Bicara! (1) Apa artinya sajak Kalau setiap saat manusia dapat ditembak Hanya lantaran bedil tersandang Dan h…
Puisi: Petani (Karya Slamet Sukirnanto) Petani Seorang bapa meneteskan air mata di pojok rumah. Kandang kerbau kosong Setahun sudah. Ia tabah (lelaki jangan menangis) Namun…
Puisi: Petani Toba (Karya Slamet Sukirnanto) Petani Toba Berpencaran sudah Batu-batu pecah Di ketinggian lereng Toba Aku gempur kekal nasib! Getaran gairah Tapak tangan dan darah …