Puisi: Kaca (Karya Fridolin Ukur) Kaca Hari ini seperti sebuah kaca cermin masa silam; tampak lagi semua yang kita alami bertaut sampai kini yang kita harapka…
Puisi: Aku Akan Mengajakmu Berlayar, Cinta (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Aku Akan Mengajakmu Berlayar, Cinta ( Kinanthi Anggraini ) Hari ini aku akan mengajakmu berlayar, cinta. Sebe…
Puisi: Aku Ingin (Karya Sapardi Djoko Damono) Aku Ingin aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. aku ing…
Puisi: Sajak Seorang Tua untuk Istrinya (Karya W.S. Rendra) Sajak Seorang Tua untuk Istrinya Aku tulis sajak ini untuk menghibur hatimu. Sementara kau kenangkan encokmu kenangkanlah pula ma…
Puisi: Tidurlah Rinai (Karya Asep Setiawan) Tidurlah Rinai Hari menjelang malam saatnya lampu-lampu memadam biar cahaya bulan bertaburan menyelimuti k…
Puisi: Bila Suatu Hari Nanti (Karya Handrawan Nadesul) Bila Suatu Hari Nanti Aku Tak Dapat Lagi Melakukannya Sendiri Bila suatu hari nanti aku tidak dapat lagi melakukannya sendiri, sekiranya kamu sempat,…
Puisi: Serenada Merjan (Karya W.S. Rendra) Serenada Merjan Angkatlah pandang matamu ke swarga loka, ke sejuta lilin alit yang gemetar. Semerbak bau kesturi dan endapan …
Puisi: Baju (Karya W.S. Rendra) Baju Amat sayang mencuci bajuku karena telah melekat air mata kekasihku. Sagan, 1958 Sumber: Puisi-Puisi Cinta (2018) Analisis Puisi : …
Puisi: Tembang Pesisir (Karya Husnul Khuluqi) Tembang Pesisir istriku, mendekatlah. mari bernyanyi merayakan kemiskinan ini. sebentar lagi mungkin kita akan mati. musim-musim tak pernah bersahaba…
Puisi: Sayap Patah (Karya Subagio Sastrowardoyo) Sayap Patah Sejak berdiam di kota hati yang memberontak telah menjadi jinak kini pekerjaan tinggal membaca di kamar barang dua-tiga sa…
Puisi: Hari Ini (Karya Suripan Sadi Hutomo) Hari Ini Hari ini isteriku pergi ke kursus Idhata Katanya, kumau belajar matematika buat anak-anak kita Hari ini langit masih montok biru berenda Har…
Puisi: Terbuka Bunga (Karya Amir Hamzah) Terbuka Bunga Terbuka bunga dalam hatiku! Kembang rindang disentuh bibir kesturimu. Melayah-layah mengintip …
Puisi: Kekasih (Karya W.S. Rendra) Kekasih Kekasihku seperti burung murai suaranya merdu. Matanya kaca hatinya biru. Kekasihku seperti burung murai bersarang indah di …
Puisi: Temperamen (Karya W.S. Rendra) Temperamen Batu kali ditimpa terik matahari. Betapa panasnya! Ketika malam kembali membenam kali pun tenteram. Bulannya se…