Puisi: Tanah (Karya Putu Oka Sukanta) Tanah Diraupnya segenggam tanah dari halaman tanah airnya Diraupnya dari bungkahan pematang sawah ladangnya…
Puisi: Untukmu (Karya Nanang Suryadi) Untukmu berhati-hatilah kepada orang yang selalu memujimu berlebihan, karena kelak dia akan menjerumuskanmu teman yang baik akan mengingatka…
Puisi: Revolusi (Karya Aldian Aripin) Revolusi Revolusi kita adalah revolusi manusia Yang bergerak ke segala arah Siapa yang alpa Tersisih dari sejarah. Revolusi kita adalah …
Puisi: Negeri yang Terbelah (Karya Helvy Tiana Rosa) Negeri yang Terbelah Pikiran siapa yang bertubi-tubi dikebiri dalam kata-kata yang api lalu kebenaran menjadi canggung, asing dan tak lagi mudah dike…
Puisi: Sebuah Jaket Berlumur Darah (Karya Taufiq Ismail) Sebuah Jaket Berlumur Darah Sebuah jaket berlumur darah Kami semua telah menatapmu Telah berbagi duka yang agung Dalam kepedihan b…
Puisi: Alamat Ibu Pertiwi (Karya Joshua Igho) Alamat Ibu Pertiwi (1) Ayah, di manakah alamat ibu pertiwi aku ingin menyembah-sujud padanya kata orang, ibu pertiwi itu cantik memberikan n…
Puisi: Dari Orang Semanggi (Karya Sobron Aidit) Dari Orang Semanggi buat Orang Senayan Dulu kami antri panjang berpanas - berhujan - berbaris berdesakan dem…
Puisi: Semanggi dan Senayan (Karya Sobron Aidit) Semanggi dan Senayan Senayan dan Semanggi dua nama kembar dan berdekatan yang satu korban luka-luka dan mati yang satu kedudukan pusat…
Puisi: Pencipta Kerangkeng Kemanusiaan (Karya Putu Oka Sukanta) Pencipta Kerangkeng Kemanusiaan Aku ingat benar, kata Suharto semasa jaya Anak cucu tidak akan membayar huta…
Puisi: Bendera-Bendera di Jalan Raya (Karya Diah Hadaning) Bendera-Bendera di Jalan Raya Hari ini bendera-bendera berkibaran Jalan raya mandi warna Bocah-bocah anak rimba beton Menengok selintas la…
Puisi: Surat Sondang untuk Presiden (Karya Cucuk Espe) Surat Sondang untuk Presiden Beginilah isi hati Sondang Pemuda berani pembakar nurani Mesti bikin malu seluruh negeri Indonesia yang buta …
Puisi: Negeri Haha Hihi (Karya Mustofa Bisri) Negeri Haha Hihi Bukan karena banyaknya grup lawak, maka negeriku selalu kocak Justru grup-grup lawak hanya mengganggu dan banyak yang bik…
Puisi: Sajak Bulan Mei 1998 di Indonesia (Karya W.S. Rendra) Sajak Bulan Mei 1998 di Indonesia Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja. Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan. …