Puisi: Sajak Gadis dan Majikan (Karya W.S. Rendra) Sajak Gadis dan Majikan Janganlah tuan seenaknya memelukku. Ke mana arahnya, sudah cukup aku tahu. Aku bukan ahli ilmu menduga, tet…
Puisi: Terompet (Karya W.S. Rendra) Terompet Terompet dilengkingkan napas nestapa bagai pekik elang tua membuat garis di pasir pantai. Bau pandan di sepi malam dur…
Puisi: Aku Kangen (Karya W.S. Rendra) Nota Bene: Aku Kangen Lunglai - ganas karena bahagia dan sedih, indah dan gigih cinta kita di dunia yang fana. Nyawamu dan nyawaku dijodohka…
Puisi: Sajak Kenalan Lamamu (Karya W.S. Rendra) Sajak Kenalan Lamamu Kini kita saling berpandangan saudara. Ragu-ragu apa pula, kita memang pernah berjumpa. Sambil berdiri di ambang pintu …
Puisi: Sajak Burung-Burung Kondor (Karya W.S. Rendra) Sajak Burung-Burung Kondor Angin gunung turun merembes ke hutan, lalu bertiup di atas permukaan kali yang luas, dan akhirnya berumah…
Puisi: Orang-Orang Miskin (Karya W.S. Rendra) Orang-Orang Miskin Orang-orang miskin di jalan, yang tinggal di dalam selokan, yang kalah di dalam pergulatan, yang diledek oleh i…
Puisi: Siang Hari (Karya W.S. Rendra) Sajak Siang Hari Waktu terapung dalam kolam seperti katak di bawah mentari. Dan di antara kiambang nasib buruk mengintip padaku. Serta tangannya yang…
Puisi: Serenada Violet (Karya W.S. Rendra) Serenada Violet Lalu terdengarlah suara di balik semak itu sedang bulan merah mabuk dan angin dari selatan. Lalu terbawa bauan s…
Puisi: Tobat (Karya W.S. Rendra) Tobat Tuhan, aku telah bertobat aku telah merasakan apakah neraka itu. Sebab kemarin, pacarku menangis di hadapanku. Sagan, 1958 Su…
Puisi: Kepada Awan Lewat (Karya W.S. Rendra) Kepada Awan Lewat Kepada sebuah awan lewat aku berkata: "Engkaulah sutra yang kembara bulu domba lembut putih rupa! Wahai,…
Puisi: Sajak Orang Kepanasan (Karya W.S. Rendra) Sajak Orang Kepanasan Karena kami makan akar dan terigu menumpuk di gudangmu. Karena kami hidup berhimpitan dan ruangmu berlebihan mak…