Puisi: Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku (Karya Ehfrem Vyzty) Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku Ada yang tak kau tahu dari gemerlap bintang pada semesta setelah disergap gelap Ada yang tak kau tahu dari g…
Puisi: Jalan ke Bukit Penuh Duri (Karya Raudal Tanjung Banua) Jalan ke Bukit Penuh Duri (- untuk Afrizal Malna ) Ya, jalan ke bukit sudah berubah dalam langkahku kini; …
Puisi: Hidup Itu Penuh Onak dan Duri (Karya Kurniawan Junaedhie) Hidup Itu Penuh Onak dan Duri Siang membeku di jalanan. Leo duduk di taman membaca buku Di sampingnya Mary, istrinya Di depan mereka, berk…
Puisi: Duri (Karya Sulaiman Juned) Duri Merangkai duri jadi kembang di dinding hati. Nyeri mempersiang sepi mata air melaut di nurani. Menata duri jadi mawar di bingka…
Puisi: Duri dalam Daging (Karya Heru Joni Putra) Duri dalam Daging untuk gus tf Kutanam biji dalam dagingku berharap tumbuh jadi nadi, biar bisa bunuh diri berkali-kali. Tapi biji…
Puisi: Kawat Berduri (Karya Sabar Anantaguna) Kawat Berduri Secara resmi dibatasi kawat berduri Secara resmi disangkar besar barak isolasi Secara resmi dikeluarkan dari sel jeruji besi Secara res…
Puisi: Duri dalam Kopi (Karya Esha Tegar Putra) Duri dalam Kopi masokhis . sebut aku duri dan kau akan menemukanku sebagai lelaki tanpa mata hati, lelaki di gulungan ombak lelaki yang bers…