Puisi tentang Kepergian

Puisi: Pada Kepergian Bersama Angin (Karya Iwan Simatupang)

Pada Kepergian Bersama Angin (buat murid-muridku di Surabaya) Irama dari bahaya dan bencana Lagi-lagi gentay…

Puisi: Setelah Kepergian (Karya Shinta Miranda)

Setelah Kepergian : Willy Duka cita adalah kebun bungaku Rumput baru pagar ayu Tahun-tahun berlalu Pepohonan bisu Aku mengenalmu Waktu sekolah dulu A…

Puisi: Yang Pergi di Waktu Malam (Karya D. Kemalawati)

Yang Pergi di Waktu Malam Aku masih terjaga menanti kepulanganmu betapa malam telah sepi desahmu penuh duka …

Puisi: Di Mana Aku Pergi (Karya Rustam Effendi)

Di Mana Aku Pergi Di mana aku pergi, ah, di mana aku menoleh. Bagaimana aku menanti, bagaimana aku menanggung, Bak mana aku mera…

Puisi: Saat Aku Harus Pergi (Karya Leon Agusta)

Saat Aku Harus Pergi : buat Maggie Selagi mimpi melambungkan bulan ke langit purnama Mentari masih mengisahkan indahnya rahasia …

Puisi: Jika Ibu telah Pergi (Karya Mahdi Idris)

Jika Ibu telah Pergi Jika ibu pergi terlalu pagi membawa sejumpit ingatan mimpi di mana kau tanam kayu merindangi tubuhnya yang terbaka…

Puisi: Kita Tak Pernah Berhenti Pergi (Karya Rahman Arge)

Kita Tak Pernah Berhenti Pergi Selangkah, dua langkah, tiga, lalu tujuh Aku menoleh ke bubungan rumahku Ada angin, mengusap Hatiku susut Akankah aku …

Puisi: Aku Harus Pergi (Karya Acep Zamzam Noor)

Aku Harus Pergi Tak bisa kupenuhi panggilanmu Meskipun suaramu bagaikan jeritan rem Di telingaku. Pada titik di mana aku harus pergi Dan membebaskan …

Puisi: Pantun Pergi Ke Laut (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Pergi ke Laut Kalau tuan pergi ke laut carikan saya ketam betina udang galah dan tenggiri ikan kerapu di dalam bubu; Kalau tidak k…

Puisi: Ia Telah Pergi (Karya W.S. Rendra)

Ia Telah Pergi Ia telah pergi lewat jalannya kali Ia telah pergi searah dengan mentari. Semua lelaki ninggalkan ibu dan ia ma…

Puisi: Yang Pergi (Karya Ai Lundeng)

Yang Pergi Hujan perlahan reda Hembusan angin menembus relung terdalam Ada kerinduan yang menghujam Ada rasa sepi yang belum terobati Sepi itu kian m…

Puisi: Ikut Pergi (Karya Hartojo Andangdjaja)

Ikut Pergi Aku tinggal sendiri Kulihat ke kanan ke kiri Sepi. Sebab semua telah pergi Lari... Teman, aku akan ke mana lagi? Dan masihkah aku akan sem…

Puisi: Aku Pergi Saat Api di Matamu (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Pergi Saat Api di Matamu 1/ Aku pergi Aku keluar rumah saat api di matamu semakin menyala. Tak ada waktu lagi merapikan rambut…
© Sepenuhnya. All rights reserved.