Puisi: Jika Ibu telah Pergi (Karya Mahdi Idris) Jika Ibu telah Pergi Jika ibu pergi terlalu pagi membawa sejumpit ingatan mimpi di mana kau tanam kayu merindangi tubuhnya yang terbaka…
Puisi: Kita Tak Pernah Berhenti Pergi (Karya Rahman Arge) Kita Tak Pernah Berhenti Pergi Selangkah, dua langkah, tiga, lalu tujuh Aku menoleh ke bubungan rumahku Ada angin, mengusap Hatiku susut Akankah aku …
Puisi: Aku Harus Pergi (Karya Acep Zamzam Noor) Aku Harus Pergi Tak bisa kupenuhi panggilanmu Meskipun suaramu bagaikan jeritan rem Di telingaku. Pada titik di mana aku harus pergi Dan membebaskan …
Puisi: Pantun Pergi Ke Laut (Karya Ajip Rosidi) Pantun Pergi ke Laut Kalau tuan pergi ke laut carikan saya ketam betina udang galah dan tenggiri ikan kerapu di dalam bubu; Kalau tidak k…
Puisi: Ia Telah Pergi (Karya W.S. Rendra) Ia Telah Pergi Ia telah pergi lewat jalannya kali Ia telah pergi searah dengan mentari. Semua lelaki ninggalkan ibu dan ia ma…
Puisi: Yang Pergi (Karya Ai Lundeng) Yang Pergi Hujan perlahan reda Hembusan angin menembus relung terdalam Ada kerinduan yang menghujam Ada rasa sepi yang belum terobati Sepi itu kian m…
Puisi: Ikut Pergi (Karya Hartojo Andangdjaja) Ikut Pergi Aku tinggal sendiri Kulihat ke kanan ke kiri Sepi. Sebab semua telah pergi Lari... Teman, aku akan ke mana lagi? Dan masihkah aku akan sem…
Puisi: Aku Pergi Saat Api di Matamu (Karya Isbedy Stiawan ZS) Aku Pergi Saat Api di Matamu 1/ Aku pergi Aku keluar rumah saat api di matamu semakin menyala. Tak ada waktu lagi merapikan rambut…
Puisi: Ho Liang telah Pergi (Karya W.S. Rendra) Ho Liang telah Pergi Teramat biru, Ho Liang! Gelap dan sepi? Teramat ringan, Ho Liang! Melayang pergi. Roh Ho Liang putih …
Puisi: Wani, Bapakmu Harus Pergi (Karya Wiji Thukul) Wani, Bapakmu Harus Pergi Wani, bapakmu harus pergi kalau teman-temanmu tanya kenapa bapakmu dicari-cari polisi jawab saja: "k…