Puisi: Penari Hujan (Karya Mustafa Ismail) Penari Hujan Aku penari, katamu, biarkan aku menari sesukaku Kita tak perlu bersumpah menjadi batu Kau pun melompat, dari satu senja …
Puisi: Penari (Karya D. Kemalawati) Penari Begitu lama engkau menari sejak rapai ditabuhkan lalu lewat ruang sisamu yang himpit kau kirim berp…
Puisi: Tarian Itu (Karya Mustiar AR) Tarian Itu Dia menari di atas ombak Pantai kasih Atjeh tanoh aulia petang ini Ada kedukaan yang ia gumam sendiri Tarian itu makin liar.…
Puisi: Penari (Karya Karsono H. Saputra) Penari aku ingin mengajakmu menari di atas pentas tak usah pakai bedak, tak usah pakai gincu bahkan busana pun apa adanya keindahan tari kita bukan s…
Puisi: Penari Topeng CS (Karya Sindu Putra) Penari Topeng: CS aku hanya ingin menjadi raja membisu sepanjang pertunjukan aku sembunyikan wajahku di balik topeng kayu yang terse…
Puisi: Perempuan Penari (Karya Evi Idawati) Perempuan Penari Seperti burung unta yang menari dengan kaki dan sayapnya Engkau berputar mengangkat gaun dan memamerkan kakimu Yang bergerak cepat m…
Puisi: Penari Keris (Karya Ngurah Parsua) Penari Keris yang menikam diri sendiri penuh arti Denpasar, 2003 Sumber: 99 Puisiku (Lembaga Seniman Indonesia Bali, 2008) Analisis Puisi: Tema utama…
Puisi: Penari (Karya Irma Agryanti) Penari ia melangkah sepanjang selendang meliuk dengan tubuh yang bicara: aku akan mengitari api membelah dan mengiring Rambutnya dibi…
Puisi: Balada Para Penari (Karya Diah Hadaning) Balada Para Penari Para penari bersemangat mega gunung bernafas angina lereng hutan pinus tak pernah henti …
Puisi: Penari (Karya Kirdjomuljo) Penari Aku belum bertemu dalam ujud tapi sudah begitu menikam Entah buat berapa kali ia kehilangan cinta gugur anak kandungan…
Puisi: Sehabis Menari (Karya Isbedy Stiawan ZS) Sehabis Menari sehabis menari perempuanku menggaris langit jadi padang baru. demikianlah! aku pun ingin terus menari bersamamu dan di pada…
Puisi: Nyi Marsih (Karya Adi Sidharta) Nyi Marsih Kepada penari senen Saban malam Nyi Marsih mesti menari hati sepi jiwa hampa. Nyi Marsih datang dari desa rumah tinggal abu suami entah di…
Puisi: Sang Penari (Karya Gunoto Saparie) Sang Penari alun gamelan rawan menggerakkan tangan dan mripatmu menggeliatkan pinggulmu alun gamelan terus saja mengalunkan lagu surga apakah gerak p…
Puisi: Seudati (Karya D. Kemalawati) Seudati Lupakan hikayat tua itu di sini kabut masih berdiri pemetik jari masih menari. Banda Aceh, 20 Apri…