Postingan

Puisi: Ulee Kareng (Karya Doel CP Allisah)

Ulee Kareng Tiba-tiba kaupun mabuk cuaca dalam sayap asap dan bising knalpot walau di dadamu yang ranum masih kau simpan sisa rimbun asam-jawa …

Puisi: Pantun Berkota Kampung Padang Besi (Karya Marah Roesli)

Pantun Berkota Kampung Padang Besi (Pantun Berbalas) Sitti Nurbaya: Berkota kampung Padang Besi, Tempat orang duduk berjaga. Cintamu jangan dihabisi,…

Puisi: Seruling Kalijaga (Karya Munawar Syamsuddin)

Seruling Kalijaga Telah datang bulan merah saga sayap mimpi alang-kepalang Memberkati sawah ladang taburan kembang bernyala kunang-kunang …

Puisi: Jalsah Penyair (Karya Sultan Musa)

Jalsah Penyair Suatu kali aku berawal dari kata-kata sajakmu, namun aku masih ragu laksana sungai begitu dalam Dan suatu kali aku berakhir Dari kata-…

Puisi: Orang Berkaca Mata (Karya Moh. Wan Anwar)

Orang Berkaca Mata orang berkaca mata itu memandangi patahan kubah dan puing istana dalam peta lusuh tulisan tangan ia tersenyum, disenyuminya nelaya…

Puisi: Tak Ada Ancaman (Karya Yuswadi Saliya)

Tak Ada Ancaman saya sedang mencari rumah saat ini, apa usulmu, hai daun pintu? saya lupa bahwa daun pintu itu baton daripada rumah; bagaimanapun say…

Puisi: Sajak Rumah (Karya Nenden Lilis Aisyah)

Sajak Rumah rumah ini semakin sempit di dalamnya kita sama-sama terpuruk dan tak bisa saling menolong ruang bau mengkudu sedang kuku tetap membiru wa…

Puisi: Album Hijau (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Album Hijau Kapan kita terlahir kembali Entah di mana, di suatu saat dan di suatu tempat Saling memandang meski tidak saling menge…

Puisi: Elegi Libya (Karya Aspar Paturusi)

Elegi Libya libya yang malang kini diamuk perang negeri kaya porak-peranda dilumat angkara-murka dicincang nafsu kuasa tak peduli ramadhan peluru mel…

Puisi: Rambutmu Berzikir (Karya Syamsu Indra Usman)

Rambutmu Berzikir Rambutmu kudengar berzikir Ketika hasratku terbius aroma nafasmu Menghitung biji tasbih Dalam detak jantung yang tak mam…
© Sepenuhnya. All rights reserved.