Puisi: Buku (Karya Hendro Siswanggono) Buku Selalu merindukannya saat memegang pensil dan meja tulis, tidak pernah menguap satupun kenangan dalam halaman-halaman yang terbuka. Bunga-bunga …
Puisi: Kau Bunda di Samping Ibuku (Karya L.K. Ara) Kau Bunda di Samping Ibuku Sekian tahun pergi Kini kembali Berjuntai dalam airmu segar Kusaksikan keluasanmu Kian membiru Kian terbuka Namun memendam…
Puisi: Ratapan Rinduku (Karya Alyya Wulandari) Ratapan Rinduku Bayanganmu tiada musnah dalam ingatanku... Tiada mampu aku singkirkan dari renunganku... Tetap saja hadir di setiap detik waktu...…
Puisi: Senja pun Luruh di Bandar Kecil Itu (Karya Gunoto Saparie) Senja pun Luruh di Bandar Kecil Itu Senja pun luruh di bandar kecil itu sepotong bulan pun sayup jauh me…
Puisi: Kota Tua (Karya Jang Sukmanbrata) Kota Tua Kota tua banyak berjendelanya, memandang garis rumah, trotoar dimataku menjelma wanita terlunta, dinding kusam - retakannya tak berdaya, lam…
Puisi: Hidup Bersama Si Hitam Manis (Karya Jang Sukmanbrata) Hidup Bersama Si Hitam Manis aku suka si hitam manis berpuluh tahun kuminum bagai kopi, cinta kasihnya mahar indah tradisionil bayanganmu adalah bulu…
Puisi: Pohon Andaian (Karya Badruddin Emce) Pohon Andaian Dab, andai satu saja pohon sepertimu, ah, di ketinggian berkabut bukitmu, setiap menjelang kemarau, pohon itu kembali meluaskan diri. A…
Puisi: Teluk Betung (Karya Fitri Yani) Teluk Betung dari pusaran kota tanjungkarang dan keringat subuh para perempuan di selasar pasar kubentangkan untukmu sebuah ja…
Puisi: Pantun Di Sawah Jangan Memukat Ikan (Karya Marah Roesli) Pantun Di Sawah Jangan Memukat Ikan (Pantun Sitti Nurbaya) Di sawah jangan memukat ikan, ikan bersarang dalam padi. Susah tak dapat dikatakan, ditang…
Puisi: Cacing-Cacing di Sawah (Karya F. Rahardi) Cacing-Cacing di Sawah cacing-cacing di sawah alangkah cerdiknya sangat dalam membenam lumpur yang becek disedot dan disulapnya …