Postingan

Puisi: Lilin Kegelapan (Karya Nur Wachid)

Lilin Kegelapan Titik air menitik Berbaris jarum jam berdetik Tak henti dalam putaran waktu Menembus masuk roda itu         Menjadi pilar generasi pe…

Puisi: Meniru Angsa (Karya Nanoq Da Kansas)

Meniru Angsa berdua, kami terus berdua mengabarkan cinta juga luka dunia di balik bunga perdu di ujung kolam waktu kami anyam belahan kapu-kapu saran…

Puisi: Ceramah Tanah (Karya Dewa Putu Sahadewa)

Ceramah Tanah Duduk dan mendengar Tanah berujar Karena kau bukan pemilik sang fajar Merunduklah Agar jelas terlihat olehmu Bayangan siapa menyebrang …

Puisi: Dewi Padi (Karya Made Adnyana Ole)

Dewi Padi Dewi Padi, Kekasih sejati segala yang hidup Kelak membajak bumi sendiri Bersama sapi suci dan air perasan hati Sementara anak-anakku       …

Puisi: Perempuan Itu Menenun Hujan (Karya Sindu Putra)

Perempuan Itu Menenun Hujan perempuan itu menenun hujan di Slade. 100 menit dari Rembige tempat tinggalku. dengan tangan lumpuh layu …

Puisi: Dan Aku Jatuh Cinta (Karya Nanang Suryadi)

Dan Aku Jatuh Cinta dan aku jatuh cinta, pada lengkung alis dan keteduhan mata, sebuah ingatan yang bikin tawa sungguh, aku jat…

Puisi: Telah Lewat (Karya Made Taro)

Telah Lewat Banyak yang telah lewat hanya kulihat tanpa kutatap Lewat begitu saja sekali menoleh tangannya yang ringan melambai dan menyapa Mengapa d…

Puisi: Untuk Para Pahlawan PETA (Karya Redi Wisono)

Untuk Para Pahlawan  PETA Di tanah Blitar ini aku menjadi saksi Pasukan PETA Blitar telah berjuang dengan gagah berani. Menentang penindasan bangsa …

Puisi: Pahlawan PETA Blitar (Karya Redi Wisono)

Pahlawan PETA Blitar Hari itu tanggal 14 Februari tahun 1945 Pasukan PETA Blitar berjuang untuk bangsa dan negara. Di bawah pimpinan Sudanco Supriyad…
© Sepenuhnya. All rights reserved.