Postingan

Puisi: Sekantong Luka dari Seorang Ibu (Karya Irianto Ibrahim)

Sekantong Luka dari Seorang Ibu : kepada ibu ainun kasim supaya dapat kau ceritakan pada mereka perihal dada yang terhimpit ini: dada seorang ibu yan…

Puisi: Menatap Masa Depan (Karya Ama Gusti Azis)

Menatap Masa Depan Melangkah demi satu langkah Derap langkah kaki selalu menjelajah Pikiran dan hati kadang tergoyah Tapi mimpi berkata jangan menyer…

Puisi: Nasehat yang Perlu Didengar (Karya Nanang Suryadi)

Nasehat yang Perlu Didengar jangan terpaku pada masa lalu, karena sesungguhnya kita punya masa depan Analisis Puisi : Puisi "…

Puisi: Pemuda (Karya Mustofa Bisri)

Pemuda Wahai para pemuda Indonesia, Banggalah dengan Indonesia kalian! Jangan rendah diri! Jangan menganggap semua yang dari luar lebih baik. Negeri …

Tonton K-Movies Ini Ketika Kamu Ingin Menangis

Ketika seseorang merasa sedih biasanya mereka akan melakukan kegiatan yang dapat menghilangkan kesedihannya, namun tak jarang juga ketika seseorang m…

Puisi: Aku (Karya Nur Wachid)

Aku Aku berdiri di tengah penjuru Aku besar dengan nama itu Aku bukan manusia Aku hanya sebuah kata         Namaku lambang kecerdasan         Namaku …

Puisi: Pahlawan Kehidupan (Karya Nur Wachid)

Pahlawan Kehidupan Kulihat kau berbuat Kudengar kau berbicara Kurasakan kau merasakan         Mata binar tak khayal menjadi panutan         Sejuk ter…

Puisi: Lilin Kegelapan (Karya Nur Wachid)

Lilin Kegelapan Titik air menitik Berbaris jarum jam berdetik Tak henti dalam putaran waktu Menembus masuk roda itu         Menjadi pilar generasi pe…

Puisi: Ceramah Tanah (Karya Dewa Putu Sahadewa)

Ceramah Tanah Duduk dan mendengar Tanah berujar Karena kau bukan pemilik sang fajar Merunduklah Agar jelas terlihat olehmu Bayangan siapa menyebrang …
© Sepenuhnya. All rights reserved.