Puisi: Ketemu Hardi (Karya Kurniawan Junaedhie) Ketemu Hardi Hidup itu seperti lukisan. Aku mampir ke kantor Hardi bersama Saut dan Helga Worotitjan (Iwan meny…
Puisi: Anak Desa (Gubahan Abdul Hadi WM) Anak Desa Aku anak desa Aku tinggal di tepi kali hijau Bersih dan jernih airnya Segar tak ada bandingnya …
Puisi: Dornasia, Negeri Seribu Janji (Karya Cucuk Espe) Dornasia, Negeri Seribu Janji Namaku Dorna Aku lahir di negeri yang indah dan ramah Negeri jarang terjamah, jauh dari rasa gundah Sungai-…
Puisi: In Memoriam Soetrisman (Karya Gunoto Saparie) In Memoriam Soetrisman gerimis pun makin rapat di halaman ketika kerabat dan sahabat mengangkat keranda langi…
Puisi: Kampung Sunyi (Karya Toto ST Radik) Kampung Sunyi Tetapi di luar sudah lama gelap dan masih saja lampu-lampu enggan menyala hanya tiang-tiang beton tegak menjulang bisu d…
Puisi: Sama Rasa dan Sama Rata (Karya Marco Kartodikromo) Sama Rasa dan Sama Rata Syair inilah dari penjara, Waktu kami baru dihukumnya, Di-Weltevreden tempat tinggalnya, Dua belas bulan punya lama, Ini buka…
Puisi: Berikan Daku Belukar (Karya J. E. Tatengkeng) Berikan Daku Belukar Terhanyut oleh aliran zaman, Aku terdampar di dalam taman, Kuheran amat, Memandang tempat! Di situ nyat…
Puisi: Menatap Bendera dalam Gerimis (Karya Wahyu Prasetya) Menatap Bendera dalam Gerimis kelembutan waktu yang melahirkan seribu musim dan sejarah dalam masa lalu yang dicucuri airmata dari segala orang. saat…
Puisi: Sungai Mississippi (Karya Frans Nadjira) Sungai Mississippi (1) "Mesin, berikan kartu nasibku hari ini" kataku sejam lalu sewaktu menekan tombol sebuah kotak Tapi…