Puisi: Cikini (Karya Wayan Jengki Sunarta) Cikini bayangkan tentang sepi di tengah riuh kendaraan dan kemerlip lelampu kota ketika seekor anak kucing gemetar melintasi ge…
Puisi: Hari Penghabisan Letnan Dan (Karya A. Muttaqin) Hari Penghabisan Letnan Dan Di pondok pelacuran itu ia isap cerutu buntu. Di pondok pelacuran itu ia sesap candu keluh. Di …
Puisi: Orkestra (Karya Nersalya Renata) Orkestra suara tamborin menembus jendela kendaraan meledak di perut anak-anak tanpa nama yang asyik menggerogoti monumen di tengah ko…
Puisi: Fragmen Kota (Karya Wayan Jengki Sunarta) Fragmen Kota kabut yang melipat tubuhmu telah kupaham pedihnya cahaya yang kujaga telah jadi kalam dalam zikir malam kau maki…
Puisi: Kampungku (Karya Mustiar AR) Kampungku Kuhirup dalam-dalam napasmu aroma anyir sperma ilegal menyergap diri memanjat dinding hati meng…
Puisi: Ketemu Hardi (Karya Kurniawan Junaedhie) Ketemu Hardi Hidup itu seperti lukisan. Aku mampir ke kantor Hardi bersama Saut dan Helga Worotitjan (Iwan meny…
Puisi: Anak Desa (Gubahan Abdul Hadi WM) Anak Desa Aku anak desa Aku tinggal di tepi kali hijau Bersih dan jernih airnya Segar tak ada bandingnya …
Puisi: Dornasia, Negeri Seribu Janji (Karya Cucuk Espe) Dornasia, Negeri Seribu Janji Namaku Dorna Aku lahir di negeri yang indah dan ramah Negeri jarang terjamah, jauh dari rasa gundah Sungai-…
Puisi: In Memoriam Soetrisman (Karya Gunoto Saparie) In Memoriam Soetrisman gerimis pun makin rapat di halaman ketika kerabat dan sahabat mengangkat keranda langi…