Puisi: Sketsa (Karya Oka Rusmini) Sketsa kubayangkan anak-anaku menanam luka di ladang air mata dan darah orang-orang datang menata wajah dan pikirannya inikah kebun itu? …
Puisi: Pesta Api (Karya Oka Rusmini) Pesta Api dayu werdi, brahmana, ksatria, sudrakah nafsumu? aku pernah memecahkan sungai ketika kau rampas taliku untuk menyelamatkan tar…
Puisi: Menikuskan Tikus (Karya F. Rahardi) Menikuskan Tikus Kalau tikus sudah tidak seperti tikus lagi apa jadinya dengan manusia? kalau tikus-tikus sudah tidak seperti tikus lagi s…
Puisi: Selamat Jalan, Bunda (Karya Aspar Paturusi) Selamat Jalan, Bunda berjuta doa mengantarmu dirangkul karangan bunga dibelai tetesan airmata berbaring di empuk kasur jasa h…
Puisi: Nanking Seratusribu (Karya Adi Sidharta) Nanking Seratusribu Di Tiongkok yang remaja dan membunga dimana derak kekuatan menderu dari mesin industri baja dan di ladang gandum yang ranum mengg…
Puisi: Haitikah Itu (Karya F. Rahardi) Haitikah Itu haitikah negro itu hingga harus selalu hitam selalu menyeringai memamerkan ngilu giginya negrokah itu yang gusinya selalu…
Puisi: Malaikat Kecil (Karya Gunoto Saparie) Malaikat Kecil entah siapa nama malaikat kecil itu mengepakkan sayap-sayapnya di ruang tamu entah apa kehendaknya kali ini ketika malam makin larut d…
Puisi: Cemara Bertambah Tua (Karya Surachman R.M.) Cemara Bertambah Tua Lupakan saja lupakan: telaga Yang tak 'kan pernah tertidur. Juga Gunungan yang biru selalu dan Ayamutan yang berko…