Postingan

Puisi: Husnul Khotimah (Karya Slamet Kuntohaditomo)

Husnul Khotimah Perempuan yang merobek pernyataan cinta Memperkosa perasaan yang timbul pada pejam mata Pada pemunculan yang tolol di depan umum Lela…

Puisi: Duka (Karya Alizar Tanjung)

Duka : Aceh Menjelang Desember Usai gemericik ombak mengikis pantai sedebur gelombang menghempas batu karang menenggelamkan nama-nama, se…

Puisi: Kekuatan Biadab (Karya Hasbi Burman)

Kekuatan Biadab Dalam spesifik senja kulayangkan surat cinta dengan segumpal angan-angan tersangkut pada senja yang basah di atas lembar ha…

Puisi: Mama (Karya Bambang Darto)

Mama Mawar selalu mekar Semerbak cinta mewujud Di musim hujan. Cinta yang tak saling meminta Cinta yang saling memberi Seluruh keinginan. Selalu saja…

Puisi: Kertas buat Pacar (Karya Alizar Tanjung)

Kertas buat Pacar ; maidarlis engkau duduk di batu di bawah rumpun bambu jalan sekolah kita, jalan berkerikil, penuh becek, jejak anak sekol…

Puisi: Pesona Alam Hijau (Karya Faozan Tri Nugroho)

Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! Akan kuhirup perlahan aroma rumput ini Sebab, kutahu i…

Puisi: Berdiri di Kelokan (Karya Tjahjono Widarmanto)

Berdiri di Kelokan inikah batas itu? mengizinkan aku kembali pulang bergegas sebelum petang bertukar kamar dengan siang inikah batas itu…

Puisi: Penjual Buah (Karya Joko Pinurbo)

Penjual Buah Setiap pagi penjual buah itu lewat di kampung kami, keluar masuk gang sambil melantunkan kata-kata hafalan: Bukan buah sembaran…

Puisi: Adalah Campur Tangan Esa-Nya (Karya Lazuardi Adi Sage)

Adalah Campur Tangan Esa-Nya Benar, tak ada perang di langit laut dan matahari sepaham sudah bikin satu janji mengutuk diri sendiri Tapi di sini, di …
© Sepenuhnya. All rights reserved.