Puisi: Sst! (Karya Adri Darmadji Woko) Sst! diam-diam kita pun menunggu sebuah adegan yang paling lama yaitu kesunyian seperti di layar putih ketika film habis seperti di panggung tontonan…
Puisi: Kalam (Karya Harijadi S. Hartowardojo) Kalam Telah digenggam kalam Dan kata berderai merangkai suara Tanda bundar melingkar sengketa Rambu yang terpaku di depan jembatan Cer…
Puisi: Jalan Lengang (Karya Juniarso Ridwan) Jalan Lengang sepeda-sepeda tua berkarat, di sepanjang jalan memucat, hanya lengang mengalir di ujung jalan menanjak, ada pelataran sebua…
Puisi: Toleransi Tahi Kucing (Karya Cucuk Espe) Toleransi Tahi Kucing (1) Ada yang bilang; Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah Kau pun marah meruah ke jalanan Toleransi Tahi Kucing (2) …
Puisi: Sajak pada Hari Ini (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf) Sajak pada Hari Ini pada pipiet senja cinta yang padu sia-sia dikeping tuju maut. Sentuh sendu-senduku duka menyatu diserpih salju tiba di tu…
Puisi: Sajak Akhir Mei (Karya Gunoto Saparie) Sajak Akhir Mei ini ternyata akhir bulan mei ketika bunga sepatu di halaman mekar ketika kemarau pun bangkit sepi dan dingin angin menyusup pagar ak…
Puisi: Salam Terakhir (Karya Hartojo Andangdjaja) Salam Terakhir Buat Solo, Kota tercinta di tanah air Kalau aku datang lagi padamu kota yang melambai dalam rinduku ialah karena b…
Puisi: Untuk Ibu (Karya Ook Nugroho) Puisi untuk Ibu Puisi untuk ibu Tak kunjung rampung Dituliskan Selalu saja Ada kata yang Belum pas Kalimat yang Melesat dari siasat Atau rasa yang Se…
Puisi: Kwatrin Pemakaman (Karya Gunoto Saparie) Kwatrin Pemakaman angin pun berhenti berdesah di dedaunan dan pohon-pohon menundukkan kepala ada suara lirih kepak burung di atas sana kuingat kau me…