Postingan

Puisi: Di Altar Purba-Mu, 1999 (Karya Mochtar Pabottingi)

Di Altar Purba-Mu, 1999 (1) Di altar purba-Mu Kusujudkan rindu derai dukaku Aku datang Berbeban bumi langit tanahku senja yang terbakar Aku datang Be…

Puisi: Pertarungan Oktober 1999 (Karya Sobron Aidit)

Pertarungan Oktober 1999 Berteriak angin mengejek awan berseliweran udara busuk dan cacat menerpa segala yang menghalang sudah terlalu banya…

Puisi: Maulud (Karya Syamsiar Seman)

Maulud Maulud artinya dilahirkan. Maulud Nabi kita, Nabi Muhammad. Tanggal duabelas, bulan Rabi’ul awwal. …

Puisi: Bersahabat (Karya Syamsiar Seman)

Bersahabat Si Muslim Kecil banyak sahabat. Si Muslim Kecil banyak berkawan. Ada laki-laki dan ada perempuan. …

Puisi: Jakarta 1997 (Karya F. Rahardi)

Jakarta 1997 matamu beton hidungmu sampah perutmu aspal membentang dari ancol sampai grogol pipimu karpet mulutmu sembilan juta l…

Puisi: New York, Musim Panas 1972 (Karya Ajip Rosidi)

New York, Musim Panas 1972 Tak ada yang hendak dibuat aku hanya duduk dan melihat:         Orang berpasangan, duduk-duduk atau berjalan      …

Puisi: Juni 1967 (Karya Rita Oetoro)

Juni 1967 kembali seorang anak kita pergi ke surga dan hari-hari jadi kelabu peganglah tanganku apa sebenarnya yang dikehendaki tuhan atas kita? Sumb…

Puisi: 1967 (Karya Oka Rusmini)

1967 Di museum kutemukan dahimu penuh kerak timah,  meleleh membutakan matamu.  Diam-diam kutawarkan tali mungkin kau ingin menjera…

Puisi: Malaka, 1967 (Karya Taufiq Ismail)

Malaka, 1967 Fortaleza de Malaca Ada batu karang, salib hitam di atasnya Segaris pantai dan ombak yang memburu …
© Sepenuhnya. All rights reserved.