Postingan

Puisi: Aku Anak Hebat (Karya Amalia Najichah)

Aku Anak Hebat Aku anak hebat Generasi penerus bangsa yang sehat Karena tubuhku menyimpan beragam vitamin Hasil kekayaan tanah yang subur dan air yan…

Puisi: Bencana (Karya Khresna Aryandaputrap)

Bencana Kini kota menjadi mati Kaku dan membeku Aku sungguh tak sanggup Melihat kota itu         Di sana orang telah menjadi ikan         Dihanyutkan…

Puisi: Pohon Purba (Karya Frans Nadjira)

Pohon Purba Kita milik kisah pohon purba Telanjang meringkuk di dinding batu. Wajah kita gambar-gambar sederhana               …

Puisi: Menabung (Karya Budi Wahyono)

Menabung Menabung tidak harus dalam bentuk recehan uang yang terlihat menumpuk yang kamu masukkan dalam bumbung sampai bunyinya terdengar membubung a…

Puisi: Di Tebing Waktu, Meditasi (Karya Ahmad Nurullah)

Di Tebing Waktu: Meditasi (1) Sebelum jagat raya diciptakan, apa yang dilakukan Tuhan? Sunyi. Di teras: waktu merayap Malam mengalir. A…

Puisi: Gotong Royong (Karya Budi Wahyono)

Gotong Royong Gotong-royong itu tidak hanya tergambar pada sejumlah bapak tua dan muda yang serentak memikul rumah bersama-sama. Kerja bakti membersi…

Puisi: Aku Menulis (Karya Ahda Imran)

Aku Menulis Ketika malam menarik senja dengan kasar ketika hujan tak sampai ke sungai ketika ikan-ikan yang menggelepar ditinggalkan …
© Sepenuhnya. All rights reserved.