Postingan

Puisi: Sajak Tan Malaka (Karya Ahda Imran)

Sajak Tan Malaka (Kepada Harry A Poeze) Poeze, waktu itu tak bertubuh tak berkejadian orang sekaumku telah …

Puisi: Hilang Harapan (Karya Okto Son)

Hilang Harapan 'Ku bertanya dalam diamku, kemana akan aku pergi? Aku ingin melihat tentang hidupku di masa yang akan datang Namun yang kutemukan …

Puisi: Sawah (Karya Sanusi Pane)

Sawah Sawah di bawah emas padu Padi melambai, melalai terkulai Naik suara salung serunai, Sejuk didengar, m…

Puisi: Salam (Karya L.K. Ara)

Salam (1) salam kepada pintu terbuka yang tersenyum memandang kita salam kepada kerikil yang menciumi kaki kita yang bersih dan ko…

Puisi: Getir (Karya D. Kemalawati)

Getir Di simpang jalan peminta-minta menadah sendawa dari getir ruang tanya di arena perang genderang l…

Puisi: Lebah Ratu (Karya Nirwan Dewanto)

Lebah Ratu Ribuan peminang mengepung ia setiap waktu. Tak mampu  menyigi wajah mereka satu demi satu, ia bimban…

Puisi: Cahaya Ilahi (Karya Lalik Kongkar)

Cahaya Ilahi Tak terasa pagi pun datang Cahaya mentari bersinar terang Entah apa yang hinggap di otakku Malam panjang seperti siang Kubuka jendela be…

Puisi: Demi Mimpi (Karya Dianing Widya Yudhistira)

Demi Mimpi Aku tak akan pernah lupa saat aku terjaga kau rapatkan selimut ke tubuh kecilku lalu lonceng berdentang berkali-kali mengabarkan malam tel…

Puisi: Sang Guru (Karya Asep S. Sambodja)

Sang Guru sebenar-benarnya guru adalah khidir ke mana pun kaki melangkah menghijau jejak yang ditinggalkan dan ia selalu menguji kesabaran setiap mur…
© Sepenuhnya. All rights reserved.