Puisi: Sketsa 1977 (Karya Kurniawan Junaedhie) Sketsa 1977 Badanku demam. Aku masuk hotel melalui kakus. Ulat-ulat dalam darahku bergolak seperti penyair dan kritikus. Mataku berontak, tapi m…
Puisi: Nadi (Karya Arif Bagus Prasetyo) Nadi Kausebut nadi darah. Tapi ia sungai-sungai yang dikutuk untuk sesat dalam daging. Ia suka mengganggumu malam-malam mengajakmu bersetubuh le…
Puisi: Anak-Anak Itu (Karya L.K. Ara) Anak-Anak Itu semua anak-anak itu serempak berteriak "aku ingin jadi Banta Berensyah " anak-anak itu tahu kisah Berensyah yan…
Puisi: Sang Nelayan (Karya Ariadi Rasidi) Sang Nelayan Angin pantai mengembus nyaman gelombang laut mulai menyurut senandung harapan mengembang di angan menyeret kaki ke tepi pantai Layar pun…
Puisi: Doa dalam Tahanan (Karya Husain Landitjing) Doa dalam Tahanan kita sekarang memang tahanan yang sedang gelisah menanti saat-saat terbaik melepas diri dari jaring kerajaan sepi sudah sekian lama…
Puisi: Bumi (Karya Ammar Sae Azale) Bumi Bumi tempat kami hidup Tanah tempat kami menanam Laut tempat ikan berkembang biak Bumi tempat kami berjalan Jangan biarkan bumi rusak Tugas manu…
Puisi: Wanita dari Lampadang (Karya L.K. Ara) Wanita dari Lampadang Ada seorang wanita dari Lampadang Rumah dan kampungnya dibakar Lalu ia menyingkir ke hutan rimba Ketika remaja Ia bukan gadis …
Puisi: Kepada Ratu Kidul (Karya Gunoto Saparie) Kepada Ratu Kidul gelombang laut bangkit menggunung gemuruh mengirim sinyal kepada raja langit menghitam tersaput mendung angin mengusung ci…
Puisi: Sujud (Karya Mustofa Bisri) Sujud Bagaimana kau hendak bersujud pasrah sedang wajahmu yang bersih sumringah keningmu yang mulia dan indah begitu pongah…