Postingan

Puisi: Bukan Kartini (Karya Mustafa Ismail)

Bukan Kartini Itulah malam paling kelam buatmu Bulan sepotong tanggal dalam jerit namamu Sumiati: engkau bukan Kartini yang bisa berteriak …

Puisi: Hymne Pancasila (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Hymne Pancasila Pancasila nafas dan jiwa bangsaku Sejak purba hingga akhir jaman Pancasila dasar negara Indonesia Tegak jaya sepanjang masa Pancasila…

Puisi: Di Cafe (Karya Avianti Armand)

Di Cafe Di mejaku secangkir teh tersedu. Teh itu sepanas matahari. Aku menggunakan kacamata hitam untuk menahannya. Seandainya di luar ada…

4 Langkah Ini buat Menghemat Penggunaan Listrik pada Industri

Pembangkit listrik tenaga surya ialah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif buat menggantikan pembangkit listrik…

Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Kulit Manggis dalam Model Peradangan pada Hewan Coba

Dalam dunia medis dan farmasi, penelitian tentang bahan alami terus berkembang, termasuk studi tentang kulit manggis sebagai agen antiinflamasi. Berb…

Puisi: Agustus (Karya Mansur Samin)

Agustus Berdirilah hening dalam kehampaan malam jiwa siapa yang patut dikenang hitung dari mula kerna letak kejadian indah ad…

Puisi: Bapak (Karya Abdul Wahid Situmeang)

Bapak Bapak jadi hewan tapi hewan bukan bapak hewan kasih pada anak Aku ratapi kemalangan bapak bilang: Diam! aku tak ma…

Puisi: Maut (Karya Abdul Wahid Situmeang)

Maut (maut bisa datang ke sini saat ini atau dia memang sudah di sini datang menjemput membawaku pergi) Bahwa kau akan datang aku tak pernah ragu tap…

Puisi: Senjata (Karya Abdul Wahid Situmeang)

Senjata Keringat mengucur darah memancur dari dada pahlawan yang gugur panji perjuangan pantang mundur merebut tampuk hati serta menggeng…
© Sepenuhnya. All rights reserved.