Puisi: Sketsa (Karya Leon Agusta) Sketsa (I) ada ular menjalar ke atas kertasku ingin mencatatkan desis dengan lidahnya yang berbisa tapi ia tak mempunyai kata-kata diusapka…
Puisi: Di Kedai Makan (Karya Esha Tegar Putra) Di Kedai Makan Di atas lempeng logam berundak kami duduk menghadap ketan hitam, santan kelewat manis dan pisang batu masak diperam. Kau …
Puisi: Secangkir Teh pada Saat Hujan (Karya Agit Yogi Subandi) Secangkir Teh Pada Saat Hujan Dulu, kita sering minum teh di teras, ketika hujan mengeras. kita dengar ri…
Puisi: Malam Pun Gelisah (Karya Gunoto Saparie) Malam Pun Gelisah ada yang menembang megatruh suaranya rawan, sayup, dan jauh ada yang melangkah terseret di luar pintu ada angin bertiup pe…
Puisi: Aku Samudra (Karya Ariadi Rasidi) Aku Samudra Aku samudra tak lekang oleh panas dan malam airku terus mengalir tak pernah surut meski mentari setia memanggang setiap hari Diriku adala…
Puisi: Selalu Aku Menjelma dalam Hujan (Karya Mochtar Pabottingi) Selalu Aku Menjelma dalam Hujan A Pada mulanya adalah panah-panah air yang menari berloncatan di atas genang di tabuh tambur daunan pohon-poh…
Puisi: Pantai Tirta Samudra (Karya Kinanthi Anggraini) Pantai Tirta Samudra (: Lasinta Ari Nendra Wibawa) Pada akhirnya, aku memilih cintamu Ari Nendra lelaki bermata elang berpendar merah memba…
Puisi: Sinar (Karya L.K. Ara) Sinar Tuhan Aku perlu matahari Sinar yang kau hamparkan Bagi umat semesta Tapi aku perlu juga Sinar mata kekasih Sinar mata yang mengg…
Puisi: Ketika Sang Guru Berkata (Karya Herman RN) Ketika Sang Guru Berkata "saya tidak mau jadi guru" dimana Indonesia Jepang tersenyum Amerika bertepuk dada Indonesia terbatuk…