Postingan

Puisi: Maret (Karya Mardi Luhung)

Maret Pada batu yang bertulis satu nasibnya sendiri Aku letakkan satu nasibku yang juga sendiri Waktu adalah pipi lautanmu yang membent…

Puisi: 20 Maret (Karya Sam Haidy)

20 Maret (: Sapardi Djoko Damono) Aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun dengan sederhana, dengan kata yan…

Puisi: Maret Lima Empat (Karya Kirdjomuljo)

Maret Lima Empat Sampai malam kemarin Bulan masih lewat Masih kuning sedikit merah Di tengah masih seperti beringin tua Da…

Puisi: Maret (Karya Beni Setia)

Maret 2009 "Berikan suaramu, kepadaku," teriak iring-iringan - orang itu. Yang potret senyumnya dip…

Puisi: Puasa (Karya Joko Pinurbo)

Puasa ( untuk Hasan Aspahani ) Saya sedang mencuci celana yang pernah saya pakai untuk mencekik leher saya sendiri. Saya sedang mencuci ka…

Puisi: Sihir Matahari Jakarta (Karya Ikranagara)

Sihir Matahari Jakarta ketika matahari di ubun-ubun langit jakarta menyilaukan pandang menyihir gedung jangkung bim salabim! maka berjajarlah repteli…

Puisi: Mimpi dalam Demam (Karya Frans Nadjira)

Mimpi dalam Demam seorang perempuan         berbaju hitam menebar jala         di atas rerumputan lalu turun gerimis dari atas bukit-bukit serombonga…

Puisi: Menulis Puisi (Karya Maghfur Saan)

Menulis Puisi Ketika aku sedang menulis puisi, bulan mengirim dawai- dawai gitar ke tanah perak. Sementara kau merenda jaring buat menangkap kupu-ku…

Puisi: Lewat Tengah Malam (Karya Gunoto Saparie)

Lewat Tengah Malam bayang-bayang pepohonan memanjang tercapak di jalan basah dan hitam ada sepasang kelelawar mencicit terbang ke arah selatan, menem…
© Sepenuhnya. All rights reserved.