Puisi: Boneka (Karya Slamet Sukirnanto) Boneka Boneka-bonekaku. Cintaku yang satu Tidurlah antara lengan yang tak mau lelah Adalah alamat baik bagimu Aku 'kan puas menatap tubuhmu lengk…
Puisi: Lanskap (Karya Bambang J. Prasetya) Lanskap Di pelabuhan kecil Remang bulan sepotong Mengasingkan kebebasan kelelawar menggambar langit membendung janji Laut mati Malam berkarat Ikan-ik…
Puisi: Pada Suatu Hari Hidupku (Karya Kurniawan Junaedhie) Pada Suatu Hari Hidupku Hidup dimulai dari rumah. Lalu dituntun sepatu aku menyusuri jalan ke masa lalu. Di situ aku ulang-alik tak menentu. Kadan…
Puisi: Elegi (Karya Korrie Layun Rampan) Elegi Gerimis pun memahat-mahat kaca jendela. Dan di luar pintu kita masih setia menunggu musim tak lalu! Bunga-bunga. Aromanya mengeras di atas lany…
Puisi: Wajah Cahaya (Karya Abdul Wachid B. S.) Wajah Cahaya tidak ada cincin yang kulingkarkan di jemari manismu tidak ada jam tangan yang menandai kepastian waktu tetapi jarum wakt…
Puisi: Pengembara (Karya Isbedy Stiawan ZS) Pengembara ia tersenyum. katanya kemudian, biarkan aku dilumat oleh petang demi petang. dalam pengembaraan yang diwarnai cinta, apa yang tak i…
Puisi: Kuburan Bunda (Karya Rustam Effendi) Kuburan Bunda Kalau kanak dipetik tahun, Batal berasak di pangku ibu, Tegap tangan berpulun-pulun, Ke mana ibu ke situ aku. Pekik "ibu" men…
Puisi: Bunda dan Anak (Karya Rustam Effendi) Bunda dan Anak Masak jambak, buah sebuah diperam alam di ujung dahan. Mérah darah beruris uris, bendéra masak bagi seléra.…
Puisi: Penjual Kalender (Karya Joko Pinurbo) Penjual Kalender Pawai tahun baru baru saja dibubarkan sepi. Sisa suara terompet berceceran, sebentar lagi basi. Lelaki tua berulang kali men…