Puisi: Hanya Inilah Jalannya (Karya D.N. Aidit) Hanya Inilah Jalannya sepatu setengah usang membenam dalam lumpur menuju teratak, air menetes dari atap membasahi kekayaanku yang paling berharga, pe…
Puisi: Sekarang Ia Sudah Dewasa (Karya D.N. Aidit) Sekarang Ia Sudah Dewasa menyambut ulang tahun ke-35 PKI 35 tahun yang lalu Ia lahir dengan kesaktian klas termaju, sebagai anak zaman yang akan mela…
Puisi: Tembok Granit (Karya D.N. Aidit) Tembok Granit (kepada Dewan-Dewan Partikelir dalam Munas) Dengan ujung bayonet itu kau naikkan sikepala batu duduk bersama Rakyat dan aku Kau harap d…
Puisi: Raja Naik Mahkota Kecil (Karya D.N. Aidit) Raja Naik Mahkota Kecil Udara pagi ini cerah benar pemuda nyanyi nasakom bersatu gelak ketawa gadis remaja mendengar silalim naik tahta, tapi konon m…
7 Tips Renovasi Dapur Rumah untuk Konten Masak Dapur tidak hanya menjadi tempat untuk memasak, tetapi juga menjadi pusat kreativitas. Kamu bisa membuat konten masak yang menarik di dapur. Untuk it…
Puisi: Luka Jalan (Karya Frans Nadjira) Luka Jalan Hari ini semua koran pagi bangun terlambat. Luka jalan berkumpul membawa lilin menyala Dan sekuntum bunga angin. Luka jal…
Puisi: Kucari Puing-Puing (Karya Gunoto Saparie) Kucari Puing-Puing kucari puing-puing kerajaan siak sri indrapura di halaman dan beranda masjid raya aku pun kehilangan masa lalu sepotong ingatan ra…
Puisi: Kenanglah (Karya Esha Tegar Putra) Kenanglah gedebur ombak puruih, kenanglah di senja yang menyimpan peristiwa pantai serupa cadik yang membenam kisah pelabuhan kot…
Puisi: Bahtera Arwah (Karya Slamet Sukirnanto) Bahtera Arwah in memoriam mendiang Mas Giman Kartoikromo wafat pada usia 107 tahun Sungguh Aku tak mengerti Apakah di Sorga …