Postingan

Puisi: Kangen (Karya W.S. Rendra)

Kangen (1) Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku menghadapi kemerdekaan tanpa cinta kau tak akan mengerti segala lukaku kerna …

Puisi: Tentang Seorang Gadis (Karya W.S. Rendra)

Tentang Seorang Gadis Jelita yang kaya pergi menjalang bau minyak wangi di remang ruang dan kekeh kekeh yang gersang Jelita yang kaya punya banyak ar…

Puisi: Nenek Kebayan (Karya W.S. Rendra)

Nenek Kebayan Nenek Kebayan! Nenek yang tua! matanya sumur kering tanpa kerinduan terlupa kenangan lampau, disepikan dan kejemuan ada pa…

Puisi: Mata Ibu (Karya Tjahjono Widarmanto)

Mata Ibu (1) di matamu ibu, seribu tahun mengekal jadi satu kupu-kupu mengembangkan sayapnya tanpa harus jadi kepompong bersama be…

Puisi: Perempuan Senja (Karya Weni Suryandari)

Perempuan Senja Perempuan senja termangu letih Menghitung masa di helai putih Bercermin pada mata laut menjejak kerutmerut di wajah bulan yang membun…

Karakter Guru Merupakan Penyebab Bullying di Kalangan Siswa

Guru mempunyai julukan “Pahlawan tanpa tanda jasa.” Benar adanya, seorang guru harusnya mampu memberikan pelajaran dan contoh yang baik bagi murid-mu…

Puisi: Upacara Bendera (Karya Wisnu Handoko)

Upacara Bendera Sang Saka Merah Putih, berkibar bendera ditingkah alir dan semilir udara helainya seperti tangan ibu pertiwi yang melambai mengusik p…

Puisi: Hati Dibakar Cinta (Karya D.N. Aidit)

Hati Dibakar Cinta Hati membara dibakar cinta hangat segar marak bernyala langkah indah cinta dan cita bagaikan bunga di karang indah Biarkan, biarka…

Puisi: Jauhilah Imperialis AS (Karya D.N. Aidit)

Jauhilah Imperialis AS alangkah indahnya pemandangan pagi ini mentari cerah mengiringi barisan pejuang mengalun datang sarjana, seniman, pemuda, wani…
© Sepenuhnya. All rights reserved.