Puisi: Garut (Karya Wayan Jengki Sunarta) Garut gerimis belum henti ketika aku sampai di pelataran hatimu yang hijau pegunungan malam suara serangga lelampu kota di …
Puisi: Serpihan Kaca (Karya Kang Thohir) Serpihan Kaca Menampung derita yang tak bersudahan Menapaki terjal bebatuan Melintasi kerikil kecil dan serpihan kaca Merasa kesakitan kian mendera D…
Puisi: Tidak Setiap Tunas Akan Tumbuh (Karya Eka Budianta) Tidak Setiap Tunas Akan Tumbuh Tidak setiap tunas akan tumbuh Tidak setiap tumbuh jadi kuncup Tidak setiap kun…
Puisi: Lelaki yang Luka (Karya W.S. Rendra) Lelaki yang Luka Lelaki yang luka biarkan ia pergi, Mama! Akan disatukan dirinya dengan angin gunung. Sempoyongan tubuh kerbau menyobek p…
Puisi: Tanda Bersyukur (Karya Rahmah Purwahida) Tanda Bersyukur Menulislah Menulislah Menulislah Untuk kebermanfaatan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara Jauhkan kegelapan hati Jauhkan kepenata…
Puisi: Di Bandara Doha (Karya Melki Deni) Di Bandara Doha Di ruang tunggu bandara Doha, tidak ada lagi suku, ras atau agama, kecuali manusia yang berbahasa, dan cinta yang bergelora. Bahasa a…
Inspirasi Style Polo Shirt Pria: Tampil Rapi Tanpa Ribet Pakaian adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi pria yang ingin tampil rapi dan stylish tanpa harus mengorbankan …
Dampak Buruk Pergaulan Bebas: Dari Konflik Hingga Hilangnya Percaya Diri Di era globalisasi ini, kita harus pandai dalam bergaul. Jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan berbahaya yang dapat mengancam masa depan. Perga…
Puisi: Tampang Kemiskinan (Karya Aspar Paturusi) Tampang Kemiskinan jangan biarkan kemiskinan berkeliaran setiap rumah telah memalang pintu kampung sudah lelah hadapi wabahnya sebenarnya kemiskinan …