Postingan

Puisi: Penyerahan (Karya M. Balfas)

Penyerahan Sudah, mulai hari ini Aku tidak 'kan main gesit-gesitan lagi, akan baik-baik menunggu kau dalam rumah, semua sudah kusiapkan…

Puisi: Hamba-Nya (Karya Aspar Paturusi)

Hamba-Nya kusemayamkan sujud di hati saat aku ke rumah-Mu aku terlambat, ruangan hingga pojok sudah penuh kuhamparkan sajadah panjang di halam…

Puisi: Lupa (Karya Aspar Paturusi)

Lupa cermat kueja namamu kurapikan huruf demi huruf erat kulekatkan di hati namaku? kau lupa Jakarta, 16 Septemb…

Puisi: Akhir Sebuah Perjalanan (Karya Diah Hadaning)

Akhir Sebuah Perjalanan Gemuruh kereta membawa serta mimpi, harap, duka, dan penat perempuan lepas baya tersangkut di sepanjang kilometer Yo…

Puisi: Jarak (Karya F. Aziz Manna)

Jarak //1// aku hanya meminta sebuah kehendak (cinta!) tapi kau berikan tubuh, jurang jarak antara suara dan tatapan dan aku merayap dan meratap …

Puisi: Kesepian di Lantai 5 Rumah Sakit (Karya Afrizal Malna)

Kesepian di Lantai 5 Rumah Sakit Lelaki itu menatapku setelah selesai mengucapkan doa. Keningnya seperti mau berkata, apakah aku sedang membuat du…

Puisi: Thamrin (Karya Esha Tegar Putra)

Thamrin Kota ini dibangun dari seribu kematian disebabkan angin duduk, Thamrin. Orang-orang memangkas jalan untuk memintas waktu,…

Puisi: Ngupil (Karya F. Aziz Manna)

Ngupil yang berlubang selalu nantang sogokan, tak peduli iseng, gemas, atau keranjingan. serupa arkeolog muda penuh gairah aku disengat …

Membentuk Generasi Jujur dan Berintegritas: Pendidikan sebagai Benteng Antikorupsi

Korupsi telah menjadi masalah kronis di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dari kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi hingga praktik kecil dal…
© Sepenuhnya. All rights reserved.