Postingan

Puisi: Ramadhan (Karya Damiri Mahmud)

Ramadhan panaskan aku di tungku perapian ini biar terbakar lapar pupus haus menjalar seluruh pori panaskan badan di tungku mengelegak kobaran api bia…

Puisi: Di Puncak Gunung Bibi (Karya Iman Budhi Santosa)

Di Puncak Gunung Bibi Masih tergenggam erat etika dan tatakrama Jawa bagi Merapi, hingga setiap kali terbatuk tak menyemburkan dahak dan liurnya ke t…

Puisi: Telat Enam Bulan (Karya Melki Deni)

Telat Enam Bulan (1) Pada dinihari seorang gadis kecil keluar dari sebuah kamar Merayakan kematiannya detik demi detik Menghentikan waktu yang melunc…

Puisi: Si Ida Kecurian Kasih (Karya S.K. Insan Kamil)

Si Ida Kecurian Kasih Si Ida kecurian kasih tersara ke daerah Buangan di mana pucuk-pucuk cemara berpatahan daun-daunan gugur menderu dengan angin Si…

Puisi: Lagu Pagi (Karya Gunoto Saparie)

Lagu Pagi pagi seakan berdendang basah embun menyegarkan ke manakah burung-burung terbang kicaunya tanda syukur kepada tuhan bunga-bunga pun bermekar…

Puisi: Adalah Kita (Karya Lazuardi Anwar)

Adalah Kita Adalah kita adalah kita aku engkau dan semua. Adalah kita membelai ketinggian matahari adalah kita menjenguk keterbanan laut adalah kita …

Puisi: Ramadhan Malam (Karya Damiri Mahmud)

Ramadhan Malam Malam dalam rakaat patah-patah Malam tengah malam huruf yang tertatih lelah Meniti hening Allah 23  Ramadhan 1431 Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Malam Seribu Bulan (Karya Damiri Mahmud)

Malam Seribu Bulan Unggas diam Pohon diam Angin diam Rumah diam Kota diam Istana diam Nafsu diam Diam hurufku Diam ejaku Diam bibirku Hati gemuruh me…

Puisi: Seekor Ular (Karya Damiri Mahmud)

Seekor Ular Aku seekor ular melingkar-lingkar dalam dirimu aku meliliti kenanganmu dan mematuki hari depanmu engkau melolong mengaduh dan berupaya me…
© Sepenuhnya. All rights reserved.