Postingan

Puisi: Angin (Karya Kamilia Salsabila)

Angin Teruntuk angin yang berhembus menyusuri aliran sungai Kutitipkan doa berbalut harap agar kau dinaungi sukacita sejati Teruntuk angin yang berhe…

Puisi: Hujan Agung (Karya Weni Suryandari)

Hujan Agung Bulan melengkung, angin berkibas basah lampu lampu terangi jalan berwajah sungai, hingga tiba Shubuh sunyi sedang ciumku tak sampai-sampa…

Puisi: Perahu (Karya Nirwan Dewanto)

Perahu perahu yang menyisihkan diri dari ombak mencium senja ke bukit. Bersembunyi lambungnya putih disentuh bintang-bintang layarnya patah tak bisa …

Puisi: Cerita untuk Marga (Karya Acep Zamzam Noor)

Cerita untuk Marga Ke arah senja Ada selingkar jalan Tebing rendah Remang warung dan ruap kopi Di udara Seorang lelaki Berjalan sendiri Lelaki itu Be…

Puisi: Anjing di Muka Pendapa (Karya Landung Simatupang)

Anjing di Muka Pendapa anjing kurus tertambat pada tonggak bambu kering ia telah tua ia diam ia tidak memejam ia tidak makan ia tak lagi punya tuan a…

Puisi: Senyum Ibu (Karya Gunoto Saparie)

Senyum Ibu senyum ibu menghiasi hari-hariku menempuh kehidupan fana, duka, dan suka senyum ibu adalah puisi, mungkin lagu kasih sayang tertebar kepad…

Puisi: Hibah (Karya Riyanto)

Hibah Hibah banyak ragamnya Hibah yang pasti-pasti saja Yang bisa tercatat senyatanya Yang akuntabel dan dapat dipercaya Hotel Grand Mercure Bandung …

Puisi: Hutan-Hutan Bakau Jadi Batu (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja)

Hutan-Hutan Bakau Jadi Batu hutan-hutan bakau jadi batu di antara tembok beton yang keras menusuk udara bertuba. Napas tinggal denyut jantung di teng…

Puisi: Tanjung Emas (Karya Gunoto Saparie)

Tanjung Emas di pelabuhan tanjung emas, suatu senja engkaukah itu yang menarik jangkar sebelum kapal bertolak ke tenggara sebelum azan magrib mengalu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.