Postingan

Puisi: Ingin Kudengar (Karya Acep Zamzam Noor)

Ingin Kudengar Ingin kudengar suaramu pada rumputan Berbisik tentang rindu. Dari putaran angkasa Kujemput getar itu Menjadi nyanyian burung-burung na…

Puisi: Di Sehelai Kain Tenun (Karya Esha Tegar Putra)

Di Sehelai Kain Tenun untuk Romo Amanche Franck Di sehelai kain tenun ia bersua kembali ombak pagi bertaut sajak seperti maut ber…

Puisi: Tangis Pertama (Karya Acep Zamzam Noor)

Tangis Pertama Cahaya pagi Memercik pada mata Seorang bayi Jerit tangis pertama Menggetarkan udara 2015 Sumber:  Tonggeret (2020) Analisis Puisi: Pui…

Puisi: Mata Air Ikan (Karya Sindhunata)

Mata Air Ikan (3) Dari utara si nenek miskin datang ikut memasang kicir kicir anyaman benang angin Nek, lama sudah kau pasang kicir ikan-ikanmu lari …

Puisi: Aku Masih Ingat Kamu (Karya Beni Setia)

Aku Masih Ingat Kamu pohon-pohon menggosok-gosokkan kulit musim dingin riap pucuk-pucuknya. Rontok kuning-kuni…

Puisi: Kasidah Sunyi (Karya Acep Zamzam Noor)

Kasidah Sunyi (1) Kepada sunyi Jagalah napasku Agar tidak berbunyi Peliharalah tubuhku Agar tidak ikut pergi Lemparkan aku Ke lembah Biarkan sendiri …

Puisi: In Memoriam Qarun (Karya Slamet Sukirnanto)

In Memoriam Qarun Qarun seorang konglomerat di masa Mesir purba Qarun celaka karena riya bergelimang harta Tetapi tidak terjadi di zaman kita…

Puisi: Migrasi dari Kamar Mandi (Karya Afrizal Malna)

Migrasi dari Kamar Mandi Kita lihat Sartre malam itu, lewat Pintu Tertutup: menawarkan manusia mati dalam sejarah orang lain. Tetapi wajah-wajah…

Puisi: Kitab Pelarian (Karya Zen Hae)

Kitab Pelarian tidurku masih disesaki kemarahan langit sebelas malaikat menghardik-meludah di angkasa : sawan bayi di kandungan, m…
© Sepenuhnya. All rights reserved.