Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono) Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…
Puisi: Sketsa Tanah Negeri (Karya Syaukani Al Karim) Sketsa Tanah Negeri Inilah wajah negeri, tulang-tulang yang berdusta di dalam daging, tubuh ringkih yang tersembunyi di balik pakaian yang disetrika …
Puisi: Kisah Pagi Tanpa Kopi di Rumah Sakit (Karya Sondri BS) Kisah Pagi Tanpa Kopi di Rumah Sakit (Saat Aisyah di Rumah Sakit-Putri Nawir-) Kisah pagi tanpa kopi, bercerita tentang matahari yang asing di bawah …
Puisi: Suara Itu (Karya Oka Rusmini) Suara Itu semalam terdengar lagi suara itu seperti semalam-malamnya menggamit aku ketika lena dibuai kealpaan ku biar suara itu terus bersuara tanpa …
Puisi: Kontempelasi Satu (Karya Nurhayat Arif Permana) Kontempelasi Satu Mari bernyanyi bagi padang terbuka dan rumput sabana, adinda Bayangkan bagaimana nurani menyerapnya dan menempel di kanvas sang bat…
Puisi: Kampung di Atas Bukit (Karya Husnul Khuluqi) Kampung di Atas Bukit rumah-rumah kayu menghadap utara menghadap barisan hutan yang panjang membentang dari barat ke timur jauh di bawahnya di pinggi…
Puisi: Lagu Tanpa Intro (Karya Widodo Arumdono) Lagu Tanpa Intro memandangmu dari jauh memandang bukit-bukit keluh warna-warna swara rindu mengadu o, kau tak tahu? kotaku rompang dari derakan Cinta…
Puisi: Seorang Ibu Menangis (Karya Wowok Hesti Prabowo) Seorang Ibu Menangis Seorang ibu mimpi anaknya tak kembali. Ia menangis Seorang ibu mimpi anaknya kembali. Ia menangis Hatinya salju. Ia bakar setage…
Puisi: Panorama Cikini di Suatu Malam (Karya Widodo Arumdono) Panorama Cikini di Suatu Malam (Di depan taman seni berjajar warung kopi) "Hendak kau apakan lagi malam yang telah larut ini, Emilia? Aku pernah…