Puisi: Belajar pada Laut Sunyi (Karya Widodo Arumdono) Belajar pada Laut Sunyi belajar pada laut sunyi-mu kesadaran terbangun mengubur segala mati di angkasa sepi di sepi kediaman-mu kusiangi rawa-rawa ke…
Puisi: Sungai Musi (Karya W.S. Rendra) Sungai Musi Memasuki sungai Musi 'ku ulurkan tanganku pada alam. Melewati jalan yang baru bagai menempuh jalan yang sangat 'ku kenal…
Puisi: Ada yang Tak Kunjung Usai (Karya Nurhayat Arif Permana) Ada yang Tak Kunjung Usai ada yang tak kunjung usai kau ceritakan bagaimana pasir menyerap buih yang dipendarkan ombak dengan tabah dan amat ikhlas l…
Puisi: Senandung Muram Buruh Malam (Karya Husnul Khuluqi) Senandung Muram Buruh Malam telah kulayari malam-malamku yang muram malam tanpa cahaya bebintang tanpa senyum wajah bulan kuhitung setiap derai ti…
Puisi: Musim Panas (Karya Wowok Hesti Prabowo) Musim Panas Musim panas. Orang-orang menanggalkan bajunya Mengairi sawah dengan keringatnya Musim panas. Batu-batu retak Ibu merebusnya dengan air ma…
Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono) Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…
Puisi: Sketsa Tanah Negeri (Karya Syaukani Al Karim) Sketsa Tanah Negeri Inilah wajah negeri, tulang-tulang yang berdusta di dalam daging, tubuh ringkih yang tersembunyi di balik pakaian yang disetrika …
Puisi: Kisah Pagi Tanpa Kopi di Rumah Sakit (Karya Sondri BS) Kisah Pagi Tanpa Kopi di Rumah Sakit (Saat Aisyah di Rumah Sakit-Putri Nawir-) Kisah pagi tanpa kopi, bercerita tentang matahari yang asing di bawah …
Puisi: Suara Itu (Karya Oka Rusmini) Suara Itu semalam terdengar lagi suara itu seperti semalam-malamnya menggamit aku ketika lena dibuai kealpaan ku biar suara itu terus bersuara tanpa …