Postingan

Puisi: Bola (Karya Joko Pinurbo)

Bola Permainan sudah selesai. Perburuan tak akan usai. Kostum, bendera, spanduk bertebaran di pinggir arena. Ribuan penonton telah pulang men…

Puisi: Sepak Bola (Karya Defa Seftianengsih)

Sepak Bola Bermain bola di tanah lapang Hati sungguh riang Bertemu teman-teman Tak takut terik atau hujan Kami tetap bermain dengan senang Sumber:  S…

Puisi: Semakin Tinggi Monyet (Karya Rahman Arge)

Semakin Tinggi Monyet Semakin tinggi Monyet memanjat Semakin jelas Belang pantatnya Sumber:  Jalan Menuju Jalan (2007) Analisis Puisi: Puisi "Se…

Puisi: Pada Sebuah Kantor (Karya Ariffin Noor Hasby)

Pada Sebuah Kantor Pada sebuah kantor kutemukan ruangan-ruangannya termenung sendirian. "Karyawannya sedang keluar mencari sesuap nasi," uc…

Puisi: Kisah Seekor Kupu-Kupu (Karya John FS. Pane)

Kisah Seekor Kupu-Kupu Seekor kupu-kupu berwarna merah terang Mengepak sayap menuju ke pucuk langit Seolah ingin meninggalkan hutan dan cerita kepomp…

Puisi: Kenangan Biru kepada Guru (Karya Ariffin Noor Hasby)

Kenangan Biru kepada Guru siapakah mereka yang membalikkan mimpi-mimpi bocah di dinding-dinding sekolah dan menatap langkah-langkah kecil di tiap pel…

Puisi: Kursi (Karya Rahman Arge)

Kursi Karena kursi cuma satu Maka saya duduk di kursi Kamu di tiang gantungan Sumber:  Jalan Menuju Jalan (2007) Analisis Puisi: Puisi "Kursi&qu…

Puisi: Lanskap Laut (Karya Ariffin Noor Hasby)

Lanskap Laut seribu laut memantulkan rindu di garis pantai membagi bayang-bayang dan kenangan pada cakrawala, angin dan ombak yang gairah dalam gigil…

Puisi: Wakatobi (Karya Bambang Widiatmoko)

Wakatobi Nelayan tua tak henti megayuh sampan Melawan arus gelombang angin selatan Adakah ikan tersangkut jala terentang Hidup makin sulit …
© Sepenuhnya. All rights reserved.