Postingan

Puisi: Bagimu Negeri (Karya Aspar Paturusi)

Bagimu Negeri bila mereka terus lenggak-lenggok setengah hati mengurus negeri masihkah kita tetap berdiam diri menggumamkan lagu:             "b…

Puisi: SKETS (Karya S.M. Ardan)

SKETS Terkatung yang masih dalam mencari, terdampar Terkejut disergap kepastian kata, mimpi? Ini air untukmu, bekal ke oase Itu…

Puisi: Kota Sungai (Karya Ariffin Noor Hasby)

Kota Sungai kota sungai inilah yang mengalirkan rinduku ke bandar-bandar jauh. Rinduku yang liar dihempas ombak besar; ia mengalir tanpa kapal sambil…

Puisi: Kau Cuma Bola (Karya Aspar Paturusi)

Kau Cuma Bola entah siapa membawamu ke lapangan hijau sejak itu kau selalu ditendang orang di dekatmu terkadang kau disanjung dan dicium lalu bila ke…

Puisi: Surat Perahu (Karya Ariffin Noor Hasby)

Surat Perahu Surat perahu dibaca di sungai-sungai termangu beratus kalimat meriak dalam jantungku menyimak sekian irama di dalamnya memanggil: "…

Puisi: Aksara Biru (Karya Ananda Riska Khoiriah)

Aksara Biru Setiap warna punya cara sendiri merayakan sunyi biru dengan langitnya biru dengan lautnya. Setiap kali melihat, biru, langit juga laut ak…

Puisi: Sungai Barito (Karya Ariffin Noor Hasby)

Sungai Barito Sungai Barito, nyanyian hidup suku perahu Kulihat mengayuh masa lalu ke masa depan Ratusan tahun jiwanya pasang surut dalam jiwaku Ratu…

Puisi: Jalan Sepi (Karya John FS. Pane)

Jalan Sepi belum usai kau belajar tentang mencintai hidup kepada perempuan yang kau anggap seperti malaikat yang kau kenal sejak pertama kau membuka …

Puisi: Bola (Karya Joko Pinurbo)

Bola Permainan sudah selesai. Perburuan tak akan usai. Kostum, bendera, spanduk bertebaran di pinggir arena. Ribuan penonton telah pulang men…
© Sepenuhnya. All rights reserved.