Postingan

Puisi: Di Tanah-Tanah Retak (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Di Tanah-Tanah Retak bukan sawah ladang ternyata mimpi kita terlalu jauh menjulang di bulan-bulan redup perjalanan malam dipenuhi kunang-kunang kita …

Puisi: Habib (Karya Zeffry J. Alkatiri)

Habib ( 1 ) Ahlan! Serak berat bebatukan Sepanjang kampung Arab Pagar tinggi Pintu mengatup sepanjang siang Para wanita mengintip Mem…

Puisi: Upacara Bulan (Karya Korrie Layun Rampan)

Upacara Bulan Upacara bulan di ranting-ranting jiwa Memelihara serangga Lalu matahari esok hari Mendirikan kemah-kemah semut api Para bidadari menari…

Puisi: Hidup Ini Indah (Karya Kurniawan Junaedhie)

Hidup Ini Indah Tiba-tiba: Kwak. Seekor burung gagak masuk menyelip di kaca jendela. Hutan kesepian. Kamu bergegas mengambil pistol. Dor. Kamu tem…

Puisi: Suka-Suka Minggu Raya (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Suka-Suka Minggu Raya o ya ya, o ya ya, kita jumpa o ya ya, o ya ya, kita bicara o ya ya, o ya ya, di mingguraya bila hatimu sedang duka lara langkah…

Puisi: Seorang Lelaki yang Tidak Bisa Tidur (Karya Kurniawan Junaedhie)

Seorang Lelaki yang Tidak Bisa Tidur ( Cerita untuk Ahita ) Sudah lama dia tidak tidur. Matanya terbeliak tapi pikirannya melancong ke negeri…

Puisi: Sumur Jiwa (Karya Ariffin Noor Hasby)

Sumur Jiwa kuturuni sumur jiwaku sedalam-dalam keyakinan. Kucari makna kedalamannya di kebeningan sinar nurani yang memancarkan rahasia suara. O, per…

Puisi: Isyarat Mata (Karya John FS. Pane)

Isyarat Mata selalu saja ada tersisa tanda tanya di ujung jalan-jalan lurus yang menepikan arah angin ke titik kecemasan pun waktu tak lebih dari seb…

Puisi: Sejarah, Warna, dan Suara (Karya Ali Syamsudin Arsi)

Sejarah, Warna, dan Suara memperlakukan betapa ragam sejarah kita adalah bagian tak terpisahkan pada dasar kehendak awal-mula memperlakukan betapa …
© Sepenuhnya. All rights reserved.