Postingan

Puisi: Tahun, Tahun, Tahunku (Karya Aspar Paturusi)

Tahun, Tahun, Tahunku ada yang lama ada yang baru yang lama milik siapa yang baru milik siapa siapa pada yang lama siapa pada yang baru…

Puisi: Numpang Bertanya (Karya F. Rahardi)

Numpang Bertanya kawat, numpang bertanya: bagaimana cara yang betul dan bertanggungjawab untuk bertanya dengan sikap sopan aku memang ingi…

Puisi: Kelak Kemudian Hari (Karya F. Rahardi)

Kelak Kemudian Hari laki-laki dan perempuan ditanyai laki-laki dan perempuan diuji namanya siapa beragama apa nabinya bagaimana laki-l…

Puisi: Genosida (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Genosida di sebuah gedung kesenian purba terbelah empat penjuru kota diprotes sejak pandemi mewabah masih saja sejumlah berkas puisi terluka disebar …

Puisi: Gema Secuil Batu (Karya Iswadi Pratama)

Gema Secuil Batu (- SS) Ada yang terus menjauh kebun randu, rumpun perdu, dan angin abu-abu seperti tepuk…

Puisi: Nelayan Pantai Barat (Karya Lazuardi Anwar)

Nelayan Pantai Barat Bukit curam bukit batu menggeliat dipanggang hari pecah-pecah ombak bersimpuh di lututnya matahari terjun ke balik batu karang. …

Puisi: Penyair (Karya Iswadi Pratama)

Penyair Aku selalu tumbuh bagi teman-teman, untuk setiap orang menciptakan kubangan cahaya kata-kata …

Puisi: Lembah dan Bukit (Karya Lazuardi Anwar)

Lembah dan Bukit Lembah bukit bukit dan lembah di sela napas dua bukit di lembah napas menggeletak. Lembah lembah lembah lembah. Bukit bukit bukit bu…

Puisi: Jalan Setapak (Karya Iswadi Pratama)

Jalan Setapak Engkau jalan setapak di pinggiran tanjungkarang meliuk di pinggang bukit, lempang di landai panta…
© Sepenuhnya. All rights reserved.