Postingan

Puisi: Ibu bagi Seorang Anak (Karya Aspar Paturusi)

Ibu bagi Seorang Anak Harimu bukan hanya desember, ibu sahut seorang anak jelang hari ibu bagiku, engkau ada di semua hari dengan kasih sayang sorot …

Puisi: Mantra Desa (Karya Aprinus Salam)

Mantra Desa Kau tinggalkan kenangan itu Rumah tua dan kursi rapuh ladang basah telah menunggu dan layu ilalang                         T…

Puisi: Fragmen Kehilangan (Karya Nersalya Renata)

Fragmen Kehilangan  (1 ) malam hampir mencapai titik pusatnya. hari bergegas berganti nama. kau kehabisan kata. napasmu satu satu. aku hanya …

Puisi: Sajak Dewa Ruci (Karya Edhy Lyrisacra)

Sajak Dewa Ruci (1) Kujaring wahyu ratu di samudra hening Memburu mahkota sunyi pada palung semesta DenganMu, jiwa mengembara bagai Bima Men…

Puisi: Di Sisi Jalan Sawojajar (Karya Shinta Miranda)

Di Sisi Jalan Sawojajar : Miriam Berdiri di sisi jalan Sawojajar tanpa trotoar lagi Pohon kenari telah tua dan tinggal sedikit lagi Masih ada wangi j…

Puisi: Indonesiakah Kau (Karya F. Rahardi)

Indonesiakah Kau Indonesiakah kau baju-baju safari yang terus lapar dan babi dan pasar-pasar swalayan padahal rakyat yang kambing hanya me…

Puisi: Hidup (Karya Sabar Anantaguna)

Hidup Dampar sawah -- mata tak sampai ujungnya debur laut -- telinga tak dengar batasnya manusia punya dunia manusia punya hidupnya hidupnya punya da…

Puisi: Kandungan (Karya W.S. Rendra)

Kandungan Ia merenda baju mungil dan harapan rahim yang subur menyimpan sebagian angan-angan. Lesu dibebani kandungan dan mimpi yang ber…

Puisi: Syair Isteri yang Setia (Karya Raja Ali Haji)

Syair Isteri yang Setia Adapun akan sultan Hindi Kepada Rahmah terlalu berahi Dipijuk baginda setiap hari Demikian halnya petang dan pagi Terlalu mus…
© Sepenuhnya. All rights reserved.