Puisi: Kucing (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Kucing ngiau! kucing dalam darah dia menderas lewat dia mengalir ngilu ngiau dia ber gegas lewat dalam aortaku dalam rimba darahku dia besar dia buka…
Puisi: Untuk Dosen LH Kami (Karya Riyanto) Untuk Dosen LH Kami Mendung dan gerimis di pagi hari Tidak menyurutkan langkah-langkah kami Dengan semangat dan suka cita lestari Terdengar sayup-say…
Puisi: Kini Hari Meraba Jalan (Karya Linus Suryadi AG) Kini Hari Meraba Jalan, Usia Mengiring Langkah Kini hari meraba jalan, usia mengiring langkah hari-hari yang mengeras bulan, engkau demikian …
Puisi: Hilang Ketemu (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Hilang (Ketemu) batu kehilangan diam jam kehilangan waktu pisau kehilangan tikam mulut kehilangan lagu langit kehilangan jarak tanah keh…
Puisi: Yerusalem (Karya Linus Suryadi AG) Yerusalem Langit dan bumi bertangkupan Pegunungan-pegunungan diam Cuaca dingin. Udara pun basah Bisik-bisi…
Puisi: Senjaku (Karya Laeli Nurfadilah) Senjaku Jangan salahkan aku Jika aku memilihmu sebagai senjaku Dimana aku hanya menatapmu Dalam pertemuan singkat pergantian waktu Kurasa kau juga ta…
Puisi: Rindu (Karya Jami’atul Hidayah) Rindu Aku hanya rindu Tak ingin kembali Aku hanya rindu tawamu Senyummu yang manis Leluconmu yang garing Dan motor kuningmu 2022 Analisis Puisi : Pui…
Puisi: Rasa yang Pernah Ada (Karya Riyanto) Rasa yang Pernah Ada Tak terasa tujuh bulan lebih Covid melanda Dan memporak-porandakan semua asa Menghancurkan segala yang ada Rasa pesimis tumbuh d…
Puisi: Buruh Musiman (Karya Linus Suryadi AG) Buruh Musiman Biji gandum ditabur ke ladang Tumbuh suburlah tanaman Ladang diketam pada musimnya Rumput da…