Di Tikungan

Berjalan menghela langkah
melangkah menghela api
apinya hasrat
apinya jiwa.

Semakin terasa
ada yang tak semestinya
digelar di negeri ini.

Teduh hilang sudah
macan api menghadang
di tikungan.

Sementara ramalan-ramalan
bertebaran di mana-mana
ramalan hidup
ramalan mati.

Gerhana rembulan
bintang kemukus
bahasa alam

Sembunyikan dendam
isyaratkan banjir anyir
sebut Gusti-mu!

Januari, 1998
"Puisi: Di Tikungan (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Di Tikungan
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top