Kudus antara Sejarah dan Legenda

Menyisir angin pohonan tua
menghitung jejak abad
yang terbaca
tajuk pengkhianatan
partitur masa silam
sementara bayang menara tak menyapa
saat langkah terhela-hela
lintasi halaman mushola.

Tembang kuusung dari Barat
menjadi serat
kota tua mengulang sejarahnya.

Kerakusanmu di masa lalu itu Penangsang
abadi menjadi sayatan luka
dan matahari warna saga
sempurnakan dendam Ibuku Njeng Ratu
yang menurut keadilan
dikoyak legenda semena-mena
sementara angin berhembus dari Muria
mengirim sisa parijata.

Angin menidurkan kota
orang pun lupa datang lupa dendang
saat sejarah coba kutimang.

Kudus
Mei, 2000
"Puisi: Kudus antara Sejarah dan Legenda (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kudus antara Sejarah dan Legenda
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top