Bulan Buram di Kayutanam

Malam mulai turun
diantar gugur daun
hujan di plaza dan halaman
pepohonan menggigil diam.

Kudengar suara-suara
saat hujan mulai reda
orang-orang merajut angan
orang-orang merangkai merjan.

Bersaksi di balik ranting basah
bulan buram di Kayutanam.

Siapa memanggil namaku
sementara lingkaran disiapkan
kelebat bayangan berlalu
langit kelam gemetaran.

Menari di bawah bulan temaram
menembang dalam sisa basah hujan
orang-orang saling menyapa
ada misteri di balik suara.

Kayutanam
Desember, 1997
"Puisi: Bulan Buram di Kayutanam (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Bulan Buram di Kayutanam
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top