Bisnis

header ads

Puisi: Kedung Ombo yang Dekap Gigil Sendiri (Karya Diah Hadaning)

Kedung Ombo yang Dekap Gigil Sendiri

Ara-ara adalah bercak kenangan
hidup berkampung hari kemarin
ara-ara adalah lenguh ternak dalam bayang
mengatruh daun jatuh di air keruh
dan Kedung Ombo dekap getirnya dalam doa-doa
Kedung Ombo menatap diam
bocah-bocah bermain dalam kecipak
dan percikan, entah senang entah dendam.

Pada satu siang tanpa matahari
bocah coklat berdendang sendiri
"ara-ara kutembangkan
Jratunseluna kumimpikan
Kedung Ombo hari ini
bagaimana kukatakan?"

Siapa mendengarkan
sementara langit diam mengerang
bocah coklat terus berdendang
tak peduli angin mati
tak peduli matahari mati
"Kedung Ombo, Kedung Ombo
getirmu saara-ara
getirku sapira?"

Jakarta
Maret, 1989
"Puisi: Kedung Ombo yang Dekap Gigil Sendiri (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kedung Ombo yang Dekap Gigil Sendiri
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar