loading...

Sajak tentang Sebuah Misteri

Pada saat kepongahan bertahta
dan bumi pun kehilangan damai
pada hutan, bukit, laut, bahkan gema doa-doa
kita masih mencoba menebak misteri malam
romantika cinta berbulan
sementara musim-musim di tanah ini
membuat kita tak bisa bikin kecambah selain bakteri
kita lambaikan guman-gumam kekanakan
pada ronta hidup menggelincir di bebukitan
yang tak lagi berikan warna kehijauan
dan, adalah misteri dalam kontradiksi kehidupan ini.

Kita biarkan
santri-santri makin tekun di tikar sembahyang
pendeta-pendeta tambah setia mengagungkan dewa-dewa
lantas cuma berseru-seru saja:
Gusti Allah, Tuhan, Bathara, dan Yehowa
adakah aku dan saudara-saudaraku yang setia
pilar-pilar, granit-granit, tonggak-tonggak milik-Mu
atau buih-buih, debu-debu, batu-batu, milik diri sendiri
soalnya kepongahan telah membuat kami
menjadi misteri tersendiri.

Jakarta, 1980
"Puisi: Sajak tentang Sebuah Misteri (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak tentang Sebuah Misteri
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top