Bisnis

header ads

Puisi: Manila, Musim Panas 1970 (Karya Ajip Rosidi)

Manila, Musim Panas 1970


Cahaya benderang, musik merdu dan para remaja tertawa bahagia
Kusaksikan belaka dalam ketenangan senja Taman Luneta;
Cahaya remang, musik brisik dan teriakan-teriakan histeris jang buas
Kusaksikan sendiri dalam keriuhan klub-klub malam sepanjang Roxas.
 
Angin sejuk, pohon hijauh, alam 'nak masuk dalam dada yang jadi lapang
Kuhirup diam-diam sambil merenungi danau Taal terhampar tenang;
Udara busuk, gedung-gedung tua dan sampah tertimbun di sudut-sudut gang gelap
Kusimakkan dengan getir sepanjang Santa Cruz yang pengap.

Rumah-rumah indah, kebun-kebun luas dan kemewahan di daerah Makati
Percakapan-percakapan panjang, seekor anjing galak tiba-tiba menjalak terjaga
Kegelisahan dan harapan jang mengambang akan datangnya satu revolusi
Semua kulihat dan kusimakkan selama seminggu di Manila.
 
  
1970
"Puisi: Manila, Musim Panas 1970 (Karya Ajip Rosidi)"
Puisi: Manila, Musim Panas 1970
Karya: Ajip Rosidi

Posting Komentar

0 Komentar