Bisnis

header ads

Puisi: Perjalanan (Karya Diah Hadaning)

Perjalanan

I
Ada apa di lekuk jejak langkahmu, nang
kulihat orang-orang anak kurun
berjalan tanpa tinggalkan jejaknya
kau terhuyung lupa bahasakan arah
'natap tanah warna perunggu
debu lekat di tumit
padang kembara selebar lampit.


Ada apa pada suaramu, nang
kulihat orang-orang anak kurun
susupkan pekik pada bisikmu
kau gelisah raba urat di lehermu
sementara orang-orang cendekia
cemaskan gelombang tanpa nama
lalu cipta bilik-bilik
amsal-amsal hilang dari ejaan
perjalanan itu sendiri.

IIDunia terayun di ujung bunga, nang
impian rapuh terayun di mega-mega
orang-orang kubur kata perang di padang-padang
anak-anak menggambar merpati terbang
di dada telanjang, sementara angin berdesing
dan bencana mendera
kau terus melangkah
laut dan langit satu epigram
perjalanan tembangkan
harapan jangan sandarkan
dendam sukma redakan
murka jiwa baringkan.

Bogor
Oktober, 1995
"Puisi: Perjalanan (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Perjalanan
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar