Ekspresi Ladang Garam
Bagi D. Zawawi Imron

Siapa menghitung denting beliung
menggali-gali jantung Madura
manakala kata-kata hilang mahkota
dan Nipah ibarat perempuan terjarah
engkaukah menghitung desir celurit
manakala ilalang tak henti menusuki bulan
hidup penuh gempa
hidup jadi rumah roboh
hidup sihir kopi bergula darah
dan garam menggunung meleleh mencair
mengubur sepotong hari kian anyir
tak ada kelana menari tetembangan
tak ada gemerincing gelang di kaki perawan
ketika Nipah mengaduh
ketika Nipah menghantar jelaga hati
ketika Nipah lukamu lukaku.

Bogor, 1996
"Puisi: Ekspresi Ladang Garam (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Ekspresi Ladang Garam
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top