loading...

Losari Tengah Malam
Dengan Putera-puteri Arsal

Malam begini dingin pun diantar kecipak selat
Langit yang putih oleh keramahan
Masih juga dipertahankan bulan
Untuk menangkap kata-kata
Yang berkecimpung bersama ikan-ikan
Zaman memang telah bertukar
Yang dulu peluru
Sekarang pisang panggang, O, sejarah!
Kubiarkan diriku hanyut
Ke laut lain tempat bintang-bintang berlayar
Kami ingin bercakap sampai parau
Bukan karena risau
Pada sang waktu yang bagaikan lautan tenang 
Kami harus menyalakan gelombang.

"Puisi: Losari Tengah Malam (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Losari Tengah Malam
Karya: D. Zawawi Imron

Post a Comment

loading...
 
Top